OJK: Ekonomi Membaik, Industri Perbankan Makin Percaya Diri

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Sabtu, 22 November 2025 | 10:51 WIB
ilutrasi perbankan (freepik)
ilutrasi perbankan (freepik)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN — Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, memaparkan hasil Survei Orientasi Bisnis Perbankan (SBPO) untuk triwulan IV-2025.Baca Juga: Jelang Natura, Harga Cabai Panjang Merah di Kabupaten Kaur Melambung Rp 70.000/Kg

Survei yang melibatkan 102 bank dengan total aset setara 99,25 persen aset perbankan nasional ini mengonfirmasi keyakinan bahwa kinerja industri perbankan akan tetap kuat hingga akhir tahun.

Optimisme tersebut terlihat dari Indeks Orientasi Bisnis Perbankan (IBP) yang mencapai level 66, menegaskan persepsi positif pelaku industri.Baca Juga: DPRD Minta Pemkab Bahas Ulang Nama RSU Bengkulu Tengah

Para responden menilai membaiknya kondisi ekonomi nasional sebagai faktor utama yang menopang soliditas kinerja bank sepanjang 2025, termasuk kemampuan perbankan dalam menjaga risiko.

Indeks Ekspektasi Kondisi Makroekonomi (IKM) pun kembali ke zona optimistis dengan angka 63, didorong oleh proyeksi pertumbuhan ekonomi yang menguat seiring tren penurunan BI Rate dan stabilnya nilai tukar Rupiah.Baca Juga: Pertamina  Pamerkan Inovasi Pakan MBG di SDGs Action Forum Bappenas

Konsumsi masyarakat yang biasanya naik saat Natal dan Tahun Baru, serta stimulus 8+4+5 dari Pemerintah, diyakini turut memacu permintaan dan daya beli, meski inflasi diperkirakan ikut terdorong.

Sebagian besar responden juga menilai risiko perbankan masih terkendali pada triwulan IV, tercermin dari Indeks Persepsi Risiko (IPR) sebesar 57.Baca Juga: Perjalanan GMTD Telah Menyalahi Perjanjian Awal Pendirian

Kualitas kredit dinilai tetap terjaga sementara posisi devisa bank berada dalam kondisi long position yang aman.

Meski begitu, perbankan memproyeksikan penurunan net cashflow akibat meningkatnya penarikan dana masyarakat dan belanja pemerintah daerah menjelang akhir tahun.Baca Juga: Presentasi Uji Publik, Wakil Gubernur Bengkulu Paparkan Program Rumah Aspirasi dan Live TikTok

Sementara itu, ekspektasi kinerja perbankan mencapai level optimis tertinggi dengan Indeks Ekspektasi Kinerja (IEK) di angka 78. Kredit diperkirakan terus tumbuh, ditopang peningkatan permintaan serta dorongan ekspansi oleh perbankan.

Sektor industri pengolahan yang tumbuh 8,64 persen (yoy) pada September 2025 menjadi pendorong utama, disusul sektor pertambangan serta pengangkutan dan pergudangan yang masing-masing tumbuh di atas 19 persen.Baca Juga: Presentasi Uji Publik, Wakil Gubernur Bengkulu Paparkan Program Rumah Aspirasi dan Live TikTok

Pada sisi dana pihak ketiga, DPK diperkirakan naik mengikuti kebutuhan bank dalam menjaga likuiditas dan menopang pertumbuhan kredit.

Menjelang akhir tahun, sebagian besar bank menyatakan optimistis dapat memenuhi target kredit dan DPK sebagaimana tercantum dalam Rencana Bisnis Bank (RBB) 2025.Baca Juga: Perbaiki Peringkat di PON 2028, KONI Bengkulu Gelar Warkshop Management Organisasi Keolahragaan

SBPO sendiri merupakan survei triwulanan OJK yang mengukur persepsi pelaku industri terhadap arah ekonomi, risiko perbankan, serta kecenderungan bisnis ke depan.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X