Semarang, SUARA PEMBARUAN - Dalam beberapa tahun terakhir, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro terus mempererat kerja sama akademik dengan Nagoya University dalam mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Pada September ini, FISIP kembali mendapat kehormatan dengan hadirnya Visiting Professor Christian Otchia, Associate Professor bidang economic development dari Graduate School of International Development, yang memiliki kepakaran riset di kawasan Etiopia, Indonesia, Vietnam, dan Laos.
Sebagai visiting professor, Prof. Otchia berkontribusi melalui berbagai kegiatan yang mendukung tridharma perguruan tinggi sekaligus pencapaian internasionalisasi Undip. Salah satunya adalah kuliah umum pada 23 September di Ruang Sidang Senat FISIP, di mana ia memaparkan hasil riset bersama mahasiswa doktoral.
Penelitian tersebut mengkaji spillover effect lintas negara dari kebijakan Special Economic Zones (SEZ) di Laos, menggunakan data satelit (DMSP) dengan metode difference-in-difference yang diperkaya regression discontinuity design.
Temuan riset menunjukkan kebijakan SEZ Laos tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi domestik, tetapi juga memberi dampak positif hingga radius 15 km di wilayah Thailand yang berbatasan langsung dengan Laos.
Sebelumnya, Prof. Otchia juga berkunjung ke Bandungan, Jawa Tengah, yang dipandang potensial sebagai lokasi Overseas Fieldwork (OFW) Nagoya University.
Program OFW ini memberi kesempatan mahasiswa untuk terjun langsung memahami isu-isu pembangunan di negara berkembang, serta menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner dalam mencari solusi praktis terhadap tantangan pembangunan.*
Artikel Terkait
Buggy Car Surya Sekolah Vokasi UNDIP: Transportasi Listrik Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
UNDIP Kirim 57 Tim Ekspedisi Patriot ke 13 Provinsi untuk Bangun Negeri
ODM UNDIP 2025: Cinta Laura Motivasi Mahasiswa Baru untuk Mandiri dan Visioner
Delapan Ilmuwan UNDIP Masuk Daftar 2% Teratas Dunia 2025 Versi Stanford–Elsevier
UNDIP Raih Bronze Winner Anugerah Humas Indonesia 2025 untuk Kampanye Kehumasan