Semarang, SUARA PEMBARUAN — Universitas Diponegoro (UNDIP) resmi melepas Tim Ekspedisi Patriot yang akan menjalankan misi pengabdian masyarakat, riset, dan pemberdayaan di kawasan transmigrasi seluruh Indonesia. Pelepasan digelar di Lapangan Widya Puraya, Kampus UNDIP Tembalang, dipimpin langsung oleh Rektor Prof. Dr. Suharnomo, S.E., M.Si.
Sebanyak 285 peserta yang terdiri dari mahasiswa, dosen, dan alumni diberangkatkan. Mereka akan bertugas di 13 provinsi, 35 kabupaten, dan 57 kawasan transmigrasi selama empat bulan. Agenda yang dijalankan meliputi penelitian lapangan, pendampingan UMKM, edukasi masyarakat, hingga pemetaan potensi wilayah.
Program ini merupakan kolaborasi Kementerian Transmigrasi dengan tujuh perguruan tinggi, termasuk UNDIP, untuk menggali potensi sumber daya, mengidentifikasi komoditas unggulan, serta merumuskan strategi pengembangan kawasan transmigrasi agar tumbuh menjadi pusat ekonomi baru.
Rektor UNDIP menegaskan pentingnya menjaga niat untuk memberi manfaat nyata kepada masyarakat serta menghormati budaya lokal di lokasi penugasan. Sementara itu, Prof. Dr.-Ing. Wiwandari Handayani, guru besar PWK sekaligus PIC program, menyampaikan bahwa peserta akan dibekali pengetahuan sebelum terjun langsung ke lapangan.
Ekspedisi ini diinisiasi oleh LPPM UNDIP bersama Kementerian Transmigrasi dan dijadwalkan berlangsung mulai akhir Agustus hingga 9 Desember 2025. Kegiatan diharapkan memperkuat kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan komunitas lokal sekaligus mengangkat potensi daerah yang belum banyak terjamah.
Artikel Terkait
Kawal Kesehatan Keluarga, Mahasiswa UNDIP Edukasi Ibu-Ibu Tambakbulusan soal Air Bersih
Dua Dosen FPP UNDIP Hadiri Pertemuan Manajemen Proyek TUNE di Graz, Austria
UNDIP Gelar Expo Inovasi Pangan Terbesar di Jateng, Libatkan Lima Fakultas untuk Perkuat Ketahanan Pangan
5.378 Wisudawan UNDIP Dilantik: Rektor Tekankan Pentingnya Humanisme di Era Digital
Buggy Car Surya Sekolah Vokasi UNDIP: Transportasi Listrik Ramah Lingkungan untuk Masa Depan