Menu dan Kantong MBG Ramadan Disorot, Guru Keluhkan Tambahan Beban Kerja

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 5 Maret 2026 | 20:16 WIB
Guru memindahkan menu MBG dari tote bag sebelum dibagikan ke siswa. (Instagram/suhardiayim - jeng_saraz)
Guru memindahkan menu MBG dari tote bag sebelum dibagikan ke siswa. (Instagram/suhardiayim - jeng_saraz)

Kepala BGN, Dadan Hindayana, sebelumnya juga pernah menjelaskan bahwa kantong tersebut harus dikembalikan ke sekolah untuk digunakan kembali pada pengiriman menu berikutnya.

Menurutnya, sistem tersebut dirancang untuk mengurangi sampah sekaligus melatih kedisiplinan siswa dalam menjaga perlengkapan makan.

Pernyataan itu disampaikan saat pelaksanaan Ramadan pertama program MBG pada tahun 2025 lalu. Namun, dalam pelaksanaannya di sejumlah daerah, mekanisme pengembalian kantong justru memunculkan persoalan baru di tingkat sekolah.

Sejumlah guru berharap ke depan mekanisme distribusi makanan MBG dapat disederhanakan agar tidak menambah beban kerja tenaga pendidik yang seharusnya fokus pada kegiatan belajar mengajar.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X