Surabaya, SUARA PEMBARUAN - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengatakan, Jawa Timur mencatat 3.339 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau sekitar 82 persen dari target pemerintah pusat. Seluruh SPPG tersebut melayani lebih dari 8,4 juta penerima manfaat dengan proyeksi perputaran anggaran Rp 4,17 triliun.
Sebanyak 70 persen anggaran tersebut digunakan untuk pembelian bahan baku produk pertanian dalam negeri, 20 persen untuk honor relawan, dan 10 persen sebagai insentif pembangunan SPPG. Ini dinilai memberi dampak signifikan terhadap penguatan sektor pertanian dan peternakan lokal.
Hal tersebut disampaikan Dadan, dalam Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kantor Gubernur Jatim di Surabaya, Kamis (19/2/2026).
"Jawa Timur luar biasa karena melayani lebih dari 8,4 juta penerima manfaat. Tentu ini akan memberikan peluang besar bagi petani dan peternak di Jatim," tambah Dadan.
Sementara itu, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan mengapresiasi capaian Jawa Timur dalam pemenuhan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang mencapai 55,6 persen, melampaui rata-rata nasional sebesar 32 persen. Provinsi ini menjadi salah satu provinsi dengan capaian terbaik dalam implementasi MBG.
"Termasuk yang terbaik dan terbanyak juga sudah memenuhi SLHS nya juga terbanyak," ungkap Menko Zulhas.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Khofifah mendorong percepatan serta maksimalisasi pemenuhan sertifikasi SPPG, sebagai bagian dari penguatan tata kelola Program MBG. Hal ini dinilai krusial mengingat cakupan penerima manfaat MBG di Jatim telah mencapai 8.415.882 jiwa.
Menurutnya, besarnya skala program harus diiringi dengan jaminan kualitas dan keamanan pangan yang memenuhi standar nasional. Karena itu, seluruh SPPG didorong memenuhi kriteria sertifikasi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
"Sertifikasi SPPG ini akan terus bisa kita maksimalkan sesuai dengan kriteria yang sudah distandarisasi oleh tim dari BGN," ujarnya.
Artikel Terkait
40 Siswa di Sukoharjo Keracunan saat Makan Bergizi Gratis, Badan Gizi Ungkap Fakta Ini!
DPD RI Soroti Pengawasan Program MBG Jelang Ramadan
Teror Usai Kritik MBG, Ketua BEM UGM: “Semakin Ditekan, Kami Semakin Kuat”