Daftar 2% Ilmuwan Teratas Dunia disusun berdasarkan data sitasi Scopus menggunakan indikator komposit (c-score) yang mencakup jumlah sitasi, h-index, peran penulis, serta kualitas kolaborasi penelitian.
Daftar ini diperbarui setiap tahun, sehingga mengukur dampak riset terbaru sekaligus rekam jejak sepanjang karier. Metodologinya yang ketat menjadikannya salah satu tolok ukur paling bergengsi dalam dunia akademik internasional.
Masuknya delapan ilmuwan UNDIP dalam daftar tahun ini bukan hanya pengakuan terhadap kualitas riset, melainkan juga bukti nyata kontribusi mereka dalam menjawab tantangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat global.
Artikel Terkait
Dua Dosen FPP UNDIP Hadiri Pertemuan Manajemen Proyek TUNE di Graz, Austria
UNDIP Gelar Expo Inovasi Pangan Terbesar di Jateng, Libatkan Lima Fakultas untuk Perkuat Ketahanan Pangan
5.378 Wisudawan UNDIP Dilantik: Rektor Tekankan Pentingnya Humanisme di Era Digital
Buggy Car Surya Sekolah Vokasi UNDIP: Transportasi Listrik Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
UNDIP Kirim 57 Tim Ekspedisi Patriot ke 13 Provinsi untuk Bangun Negeri