Selain dampak ekonomi, multimoda juga berkontribusi dalam mengurangi kesenjangan sosial melalui peningkatan aksesibilitas ke wilayah terpencil selain itu integrasi multimoda yang baik mengurangi jumlah kendaraan di jalan, yang secara otomatis menurunkan emisi akibat mesin idle saat macet mendukung Sustainable transport.
Dengan segala khasiat itu multimoda adalah obat mujarab sebagai penggabungan berbagai moda transportasi, seperti laut, darat, dan udara, namun pengoptimalan tersebut membutuhkan prasyarat yang terlebih dahulu harus dipenuhi seperti pengembangan antar keterpaduan jaringan prasarana dan pelayanan, juga peningkatan Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM).*Baca Juga: Toxic: A Fairy Tale for Grown Ups — Drama Gangster Epik Penuh Ketegangan
Bram Hertasning adalah Doktor Kebijakan Publik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Lalu Lintas & Angkutan Pelayaran dan Penerbangan, Badan Kebijakan Transportasi serta merupakan Pengurus Intelligent Transport System (ITS) Indonesia dan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI).