Menurutnya, setelah Indonesia berhasil mencapai swasembada beras pada 2025, pemerintah kini fokus memperluas capaian tersebut pada komoditas strategis lainnya, termasuk jagung.
“Pemerintah terus bekerja keras memastikan pangan nasional kuat dan mandiri. Setelah swasembada beras, kini kita mengejar swasembada jagung serta komoditas pangan strategis lainnya,” ujar Prasetyo.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para petani di seluruh Indonesia atas kontribusi besar mereka dalam menjaga stabilitas pangan nasional. “Keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak, terutama para petani Indonesia,” katanya.
Prasetyo mengungkapkan, cadangan beras pemerintah saat ini mencapai 5,3 juta ton yang tersimpan di gudang Bulog. Capaian tersebut menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah pengelolaan pangan nasional.
“Jumlah ini menunjukkan kondisi pangan nasional aman, terkendali, harga tetap terjangkau, bahkan Indonesia memiliki kemampuan membantu negara lain,” ungkapnya.