nasional

Ibu… Ibu di Mana?” — Ratapan dan Luka dari Banjir-Longsor Sumatra 2025

Jumat, 5 Desember 2025 | 13:49 WIB

Bencana ini tidak boleh berhenti di angka kematian dan nama di koran.

Tidak cukup dengan tenda, sembako, dan janji pemulihan.

Yang dibutuhkan adalah:

* Pembenahan lingkungan — penghentian perusakan alam, konservasi hutan, pencegahan eksploitasi

* Tanggung jawab nyata — restitusi, rumah layak, fasilitas publik, dukungan psikologis, masa depan bagi korban

* Kesadaran kolektif — bahwa alam adalah rumah kita bersama, bukan monumen eksploitasi

Kalau tidak, maka 836 jiwa hanyalah awal. Jeritan itu bisa terulang — dengan nama berbeda, wajah berbeda, tapi kesedihan yang sama.

Semoga kita tidak membiarkan suara mereka hilang di antara debu dan air yang surut.

Semoga kita belajar — dan menjaga.

 

Halaman:

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB