Statistik itu bisa memberi angka.
Tapi tangisan — mereka memberi rasa.
Dan rasa ini harus diingat. Karena manusia bukan cuma data. Mereka punya nama, wajah, dan cerita.
Seruan: Rekam Nama Mereka — Abadikan Luka & Suara Mereka
Kita tidak boleh biarkan nama-nama mereka hilang dalam puing.
Tulis. Dokumentasikan. Sebarkan.
Supaya ingatan kolektif ini tidak memudar — dan agar kemanusiaan kita tetap terjaga.
Setiap korban adalah:
* Seorang ibu yang tak bisa menimang bayinya lagi,
* Seorang ayah yang kehilangan anaknya,
* Seorang pasangan yang berpisah selamanya,
* Seorang warga yang kehilangan rumah, tanah, dan akar.
Baca Juga: 100 Ribu Butir Telur Asin Dikirim untuk Korban Banjir di Sumatera dan Aceh
Luka mereka adalah cermin kita — pengingat agar manusia, lingkungan, dan keadilan hidup bersama.
Penutup: 836 Jiwa — Tapi Janji & Kebijakan yang Harus Segera Ditepati