nasional

Prabowo: Indonesia Siap Bantu Negara Lain dengan Pasokan Beras, Utamakan Kemanusiaan

Kamis, 24 April 2025 | 10:38 WIB
Presiden RI, Prabowo Subianto pada acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden Republik Indonesia di Jakarta, Selasa, 8 April 2025. (YouTube.com / Sekretariat Kabinet)

 

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki potensi besar untuk memimpin gelombang kedua revolusi hijau secara global. “Indonesia akan memimpin revolusi hijau kedua di dunia. Dulu banyak yang meragukan, tapi sekarang ini mulai terlihat di depan mata kita,” ucapnya.

Ia menegaskan bahwa pencapaian dalam swasembada pangan membuat Indonesia tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri, tetapi juga bisa memberikan bantuan kepada negara lain yang membutuhkan, khususnya dalam bentuk pasokan beras.Baca Juga: Honorer Non Data Base Pemprov Bengkulu Gelar Aksi Damai Minta Kejelasan Nasib

“Indonesia kini tak hanya swasembada, tetapi juga bersiap menjadi lumbung pangan dunia. Saat ini kita sudah bisa bantu negara-negara tetangga atas dasar kemanusiaan,” ujar Prabowo.

Presiden juga menyampaikan bahwa beberapa negara telah menghubungi pemerintah Indonesia untuk meminta bantuan pengiriman beras. Informasi tersebut diterimanya dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Dewan Ketahanan Pangan, Zulkifli Hasan.Baca Juga: Peringati Hari Bumi Sedunia, Mahasiswa Tergabung Koalisi Reflesia Mekar Gelar Aksi Tolak Tambang Emas di Seluma

Menanggapi permintaan tersebut, Prabowo mengaku telah memberi izin untuk menyalurkan bantuan beras. Ia juga menekankan bahwa bantuan itu sebaiknya diberikan tanpa mengejar keuntungan berlebihan.

“Saya sudah izinkan, dan saya perintahkan agar dikirimkan. Kalau perlu, atas nama kemanusiaan, kita jangan terlalu cari untung. Cukup biaya produksi, angkutan, dan administrasi ditanggung. Kita ingin menunjukkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang mampu membantu, bukan meminta-minta,” tegasnya.Baca Juga: Kepergian Paus Fransiskus Duka Bagi Tanah Papua

Prabowo menutup pernyataannya dengan menyatakan bahwa kemampuan membantu negara lain adalah bentuk kebanggaan nasional yang mencerminkan kemandirian dan solidaritas.*

 

Tags

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB