Jakarta, SUARA PEMBARUAN – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui anak usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) menegaskan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Salah satu upaya nyata tersebut diwujudkan melalui penanaman padi varietas Biosalin 2 yang dilaksanakan bersama Pemerintah Kabupaten Cilacap dan petani lokal.Baca Juga: Vatikan : Permintaan Paus Fransiskus, Ingin Pemakamannya Dilakukan secara Sederhana
Program ini berhasil mencatatkan panen perdana sebanyak 18,68 ton, sebagai hasil dari pengembangan varietas unggul yang mampu tumbuh di lahan salin atau lahan suboptimal. Inisiatif ini menjadi bagian dari kontribusi SIG dalam mendorong pemanfaatan lahan marginal untuk ketahanan pangan berkelanjutan.Baca Juga: Pesan Paskah Terakhir Paus Fransiskus Sebelum Meninggal Dunia: Serukan Gencatan Senjata di Gaza
Penanaman padi varietas biosalin 2 merupakan program Penelitian Musim Tanam (MT) 1 Demplot Padi Varietas Biosalin 2 untuk menguji ketahanan padi varietas biosalin 2 di lahan sawah pesisir yang terkena intrusi air laut (rembesan air laut ke tanah).
Padi biosalin 2 sendiri merupakan varietas yang dikembangkan untuk memiliki ketahanan terhadap air laut. Program ini dimulai pada Januari 2025 lalu di lahan seluas 0,5 ha milik Kelompok Tani Karya Utama II di Desa Ujungmanik, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, Jawa Tengah.Baca Juga: Berpulang pada Usia 88 Tahun, Paus Fransiskus: Paus Rakyat yang Memihak Kaum Papa dan Perdamaian Dunia
Dalam pelaksanaannya, program yang melibatkan 10 orang petani itu dilakukan dengan 3 metode, yaitu metode tradisional petani setempat, metode Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dan metode Guru Besar Ilmu Tumbuhan (Botani) Universitas Gadjah Mada Profesor Gembong Soetoto Tjitrosoepomo. Masing-masing metode diterapkan di lahan seluas 1.500 m2 dengan pemberian bibit sebanyak 25 kilogram (kg).
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, kolaborasi antara Solusi Bangun Indonesia Pabrik Cilacap bersama Pemkab Cilacap dan kelompok petani ini merupakan upaya kolektif untuk mewujudkan pertanian berkelanjutan di Indonesia. Khususnya dalam meningkatkan produktivitas pertanian di lahan suboptimal (produktivitas rendah) serta wilayah pesisir yang memiliki salinitas tinggi (tingkat kandungan garam terlarut dalam tanah akibat rembesan air laut).Baca Juga: Wabup Kaur Minta Nelayan Dukung Pembangunan Pengaman Pantai di Desa Sekunyit dan Pasar Lama
Vita Mahreyni menambahkan, selain memberikan bantuan bibit, Perusahaan juga memberikan pendampingan secara intensif kepada para petani dengan melibatkan tenaga ahli dari kelompok akademisi dan lembaga terkait. Hal ini menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam pelaksanaan program penanaman padi varietas biosalin 2.
”Keberhasilan ini menjadi kontribusi nyata SIG Group dalam mendorong ketahanan pangan di Indonesia dan bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Prabowo dalam mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan. Perusahaan siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mereplikasi keberhasilan ini di daerah-daerah lainnya,” kata Vita Mahreyni.Baca Juga: Sidang Pertama Mantan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Dikawal Ketat Aparat Keamanan, Berlangsung Aman dan Lancar
Mewakili Bupati Cilacap, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah Kabupaten Cilacap, Sujito dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Solusi Bangun Indonesia Pabrik Cilacap atas kolaborasi dalam mendukung sektor pertanian di Kabupaten Cilacap. Menurut Sujito, hasil panen Biosalin 2 sangat memuaskan baik dari segi pertumbuhan maupun produksi.Baca Juga: Pemerintah Lakukan Efisiensi Anggaran, DPRD Kota Bengkulu Tetap Reses Serap Aspirasi Masyarakat
“Varietas ini akan direplikasikan di Kabupaten Cilacap, terutama untuk sawah seluas 2.569 hektar yang terdampak air asin dan tersebar di 12 kecamatan, dari total 24 kecamatan di Kabupaten Cilacap, dengan karakter tipe tanah dan kondisi yang sama. Harapannya, produksi padi meningkat dan kesejahteraan petani pun ikut terangkat,” kata Sujito.Baca Juga: PT Jasa Raharja Apresiasi Program Tata Kelola Kendaraan di Jawa Tengah
Program penanaman padi varietas biosalin 2 disambut positif oleh para petani. Salah seorang petani yang terlibat dalam program ini sekaligus pemilik lahan yang digunakan dalam uji coba, Darman (60) mengatakan bahwa padi varietas biosalin 2 memberikan harapan baru bagi para petani di desanya. Darman dan rekan-rekannya mengaku lebih optimis menjalankan pertanian ke depannya.Baca Juga: Berpulang pada Usia 88 Tahun, Paus Fransiskus: Paus Rakyat yang Memihak Kaum Papa dan Perdamaian Dunia
“Kami sering menghadapi kendala lahan asin dan kekeringan yang diakibatkan oleh salinitas tinggi. Dengan adanya padi ini, kami optimistis hasil panen akan lebih baik. Terima kasih SBI dan SIG yang telah peduli dan bersedia membantu kami,” kata ujar Darman.
Artikel Terkait
Jaga Ketersediaan Produk Bahan Bangunan Secara Nasional, SIG dan Pelindo Perkuat Sinergi Operasional Logistik
Semen Hijau SIG Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan
Pengembang Apresiasi Inovasi Bata Interlock Presisi SIG, Optimis Dukung Program 3 Juta Rumah
Ratusan Hektare Tamanan Padi Petani di Desa Sri Kuncoro Siap Dipanen
Mentan Amran Pastikan Produksi Padi Nasional Meningkat di 2025
Kerja Mentan Layak Diapresiasi, Panen Raya Padi 2025 Sangat Tinggi