Bengkulu, suarapembaruan.news- Masyarakat Kecamataan Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu diimbau untuk memanfaatkan lahan kosong dengan menanam padi gogo guna meningkatkan kesejahteraan warga setempat.
Imbauan tersebut disampaikan Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah dan rombongan ketika mengunjungi pulau terluar ini pada Sabtu (25/5/2024). Hadir dalam rombongan tersebut, antara lain, Damren 041 Gamas, Brigjen TNI Rachmad Zulkarnaen, Sekda Bengkulu, Isnan Fajri dan sejumlah Kepala OPD dilingkup Pemprov Bengkulu.
Kunjungan Gubernur Bengkulu dan Danrem 041 Gamas Bengkulu ke Kecamatan Pulau Enggano dalam rangka melakukan geranakan tanam padi gogo dalam rangka penambahan areal tanam (PAT) di Desa Kahyapu, Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.
Gubernur Rohidin mengatakan, aksi penanaman padi gogo di lahan kosong ini dimaksudkan untuk mengajak masyarakat di Pulau Enggano memanfaatkan lahan kosong dengan menanam padi dan memicu masyarakat untuk tidak membiarkan lahan kosong begitu saja.
Dengan memanfaatkan lahan kosong tersebut, selain tidak ada lahan terlantar juga dapat menambah pendapatan warga dan kebutuhan pangan sehari-hari dapat terpenuhi dengan baik.
"Kita hari ini menggelar aksi penanaman padi gogo di lahan kosong untuk memicu masyarakat tidak membiarkan lahan kosong dan bisa dimanfaatkan untuk menanam padi," tutur Gubernur Rohidin.
Kegiatan penanaman padi gogo ini disambut antusias warga dan aparat desa setempat, yang ikut bersama-sama menanam padi gogo. Salah satu warga desa yang ikut dalam kegiatan tanam padi gogo tersebut, Beti Kaitaro.
Ia mengatakan, kegiatan tanam padi gogo di lahan tidur yang dilakukan Pemerintah Provinsi Bengkulu ini sangat tepat sekali untuk mendorong masyarakat Pulau Enggano memanfaatkan lahan kosong yang masih banyak terdapat di setiap desa di Kecamatan Enggano.
Saat ini, katanya masyarakat di Kecamatan Enggano membeli beras dari luar Pulau Enggano. Jika semua lahan kosong di daerah ini bisa dimanfaatkan menjadi sawah, maka tentunya kebutuhan pokok, seperti beras tidak perlu lagi membeli dari luar Pulau Enggano karena dapat diatasi dari panen padi masyarakat.
"Kami sangat senang dan berterima kasih atas dukungan dan kunjungan Gubernur Bengkulu dan Danrem 041 Gamas Bengkulu ke desa kami dalam rangka mengajak masyarakat di desa kami memanfaatkan lahan tidur dengan ditanami padi gogo, sehingga kebutuhan beras warga tidak perlu lagi didatangkan dari Bengkulu," ujarnya.(*)