Suasana haru menyelimuti Gedung Olahraga PB Djarum di Kudus, saat ratusan pelayat mengantarkan penghormatan terakhir bagi Michael Bambang Hartono. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut hadir, menyampaikan duka mendalam atas wafatnya tokoh besar dunia usaha tersebut.
Kudus, SUARA PEMBARUAN – Duka mendalam menyelimuti Jawa Tengah atas kepergian Chairman PT Djarum, Michael Bambang Hartono. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi secara langsung melayat ke lokasi persemayaman di GOR PB Djarum, Jati, Kabupaten Kudus, Selasa (24/3/2026).Baca Juga: Obsesi Bachrun di Liangkabori dan Kehadiran Alumni 79 SMA 278 Raha
Pantauan di lokasi menunjukkan ratusan pelayat dari berbagai kalangan terus berdatangan. Mereka memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Indonesia, dalam suasana khidmat dan penuh duka.
Jenazah almarhum telah tiba di Kudus sejak Minggu (22/3/2026) malam, setelah sebelumnya disemayamkan di Jakarta. Kedatangan jenazah disambut keluarga, kerabat, serta karyawan dengan suasana emosional yang menyentuh.Baca Juga: Kupat, Syawalan, dan Lomban: Harmoni Islam-Jawa yang Terus Hidup
Prosesi persemayaman dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 Maret 2026. Masyarakat umum pun diberi kesempatan untuk melayat dan mendoakan almarhum, sebelum prosesi pemakaman yang direncanakan berlangsung di Rembang pada Rabu (25/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Luthfi menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas sosok yang dinilai memiliki kontribusi besar bagi daerah maupun nasional.Baca Juga: Viral Pemudik Makan di Bahu Tol Cipali, Ditegur Polisi: “Ini Bukan Tempat Makan!”
“Kita kehilangan tokoh nasional sekaligus pengusaha besar dari wilayah kita. Ini menjadi duka mendalam bagi kita semua,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan belasungkawa atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan masyarakat, khususnya warga Kudus. Menurutnya, almarhum bukan hanya sosok pengusaha, tetapi juga figur yang memberi dampak nyata bagi pembangunan.Baca Juga: Ketinggalan Ferry di Sofifi, Motor Malah Ikut Berlayar—Aksi Dua Perempuan Ini Viral
Lebih lanjut, Luthfi mengenang kontribusi almarhum yang masih terasa hingga kini, termasuk dalam berbagai program sosial. Dukungan terhadap program mudik gratis hingga pengembangan ekonomi hijau menjadi bagian dari kiprah yang terus berlanjut.
“Kontribusi beliau luar biasa, baik dalam kegiatan sosial maupun pengembangan ekonomi, termasuk green economy yang sudah mendunia,” tambahnya.Baca Juga: Viral! Ibu Berdoa di Tengah Hujan Usai Salat Id, Bikin Warganet Haru
Sebagai informasi, Michael Bambang Hartono meninggal dunia pada Kamis (19/3/2026) di Singapura pada usia 86 tahun. Kepergiannya meninggalkan duka tidak hanya bagi keluarga besar perusahaan, tetapi juga dunia usaha nasional.
Semasa hidup, ia dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Indonesia bersama saudaranya, Robert Budi Hartono. Keduanya berhasil membesarkan Grup Djarum menjadi perusahaan besar yang merambah berbagai sektor, mulai dari industri rokok hingga perbankan.Baca Juga: Tragedi Lebaran di Cipayung: Cucu Mpok Nori Tewas Dibunuh Mantan Suami, Pelaku Ditangkap Saat Kabur
Tak hanya di dunia bisnis, almarhum juga dikenal sebagai filantropis dan pencinta olahraga. Melalui PB Djarum serta Djarum Foundation, ia berkontribusi dalam melahirkan atlet bulu tangkis berprestasi serta menjalankan berbagai program sosial di bidang pendidikan dan lingkungan.*Baca Juga: Malam Takbiran Semarang Berlangsung Aman, 11.800 Personel Siaga Kawal Lebaran
Artikel Terkait
Bantu Atasi Kemiskinan Ekstrem, PT Djarum Bedah 10 Rumah Tidak Layak Huni Warga Pemalang
Pemerintah Pastikan Badal Haji bagi Jemaah Wafat di Tanah Suci, Ini Penjelasan dan Ketentuannya
175 Jemaah Haji Indonesia Wafat, Mayoritas Akibat Penyakit Jantung
Alex Noerdin Wafat di Usia 76, Jejak Panjang Pengabdian Sumsel Dikenang
Kenangan Terakhir Enzy Storia untuk Vidi Aldiano: Masih Bercanda Sehari Sebelum Wafat