Momen tak biasa terjadi di pelabuhan Sofifi. Dua perempuan tertinggal kapal ferry tujuan Ternate, sementara motor mereka sudah lebih dulu ikut berlayar.
Sofifi, SUARA PEMBARUAN - Perjalanan menggunakan transportasi umum memang menuntut ketepatan waktu. Jika lengah sedikit saja, risiko tertinggal kendaraan bisa terjadi, seperti yang dialami dua perempuan di Sofifi, Maluku Utara.
Kejadian tersebut viral setelah diunggah melalui Instagram akun @info.sofifi pada 20 Maret 2026. Dalam video itu, terlihat kapal ferry rute Sofifi–Ternate mulai meninggalkan dermaga tanpa kedua penumpangnya.
Ironisnya, motor milik mereka justru sudah lebih dulu berada di dalam kapal. Berdasarkan keterangan unggahan, kedua perempuan sempat naik ferry bersama kendaraan mereka. Namun, mereka kembali turun ke pelabuhan untuk membeli sesuatu.
Saat kembali, pintu kapal sudah ditutup dan tali sandar mulai dilepas, membuat mereka tak bisa lagi naik.
“Itu punya motor tolong nanti diperhatikan, yang bawa motor tadi keluar nggak bilang-bilang,” terdengar suara seseorang dalam video, diduga memberi tahu kru kapal.
Karena kapal sudah terlanjur berangkat, kedua perempuan tersebut akhirnya harus mencari alternatif lain untuk menyusul ke Ternate. Salah satu opsi yang diambil adalah menggunakan speed boat agar bisa tiba di tujuan.
Sementara itu, motor mereka dipastikan tetap ikut dalam ferry dan akan tiba di Pelabuhan Bastiong, Ternate.
Video ini pun ramai diperbincangkan dan telah ditonton lebih dari 360 ribu kali. Beragam komentar warganet bermunculan, mulai dari yang menyayangkan kelalaian penumpang hingga yang justru terhibur dengan reaksi santai keduanya.
Beberapa warganet menilai kejadian ini sebagai pelajaran penting agar tidak turun dari kendaraan umum setelah proses boarding selesai.
“Harusnya jangan turun lagi kalau sudah naik ferry,” tulis salah satu pengguna.
Namun, tak sedikit pula yang menyoroti sikap kedua perempuan tersebut yang tetap terlihat tenang meski kapal sudah berangkat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pemudik dan pengguna transportasi umum untuk lebih disiplin terhadap jadwal keberangkatan, terutama di momen padat seperti Lebaran.*
Artikel Terkait
Perkuat Karakter Pimpinan, ITS Gelar Character Building di Atas Kapal Perang
Prabowo Gaspol Industri Maritim! Kapal Pertamina Wajib Dibangun di Galangan Dalam Negeri
Dermaga Kurang, Kapal Menganggur! Gapasdap Soroti Akar Macetnya Penyeberangan Merak–Bakauheni
Dari Situbondo ke Madura, 3.000 Peserta Ikuti Mudik & Balik Gratis Gunakan Kapal Laut
Dua Kapal Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz