Posko Lebaran Bandara Ahmad Yani Semarang Siaga, Penumpang Diprediksi Naik 5 Persen

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 13 Maret 2026 | 11:35 WIB
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto, saat membuka Posko Angkutan Lebaran 2026, Jumat (13/3/2026). (SP/Stefy Thenu)
General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Sulistyo Yulianto, saat membuka Posko Angkutan Lebaran 2026, Jumat (13/3/2026). (SP/Stefy Thenu)

Penumpang Diperkirakan Bakal Naik Hingga 9000 hingga 10.000 Orang

 

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Manajemen Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani membuka Posko Angkutan Lebaran 2026 untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan selama periode mudik dan arus balik Idulfitri. Posko tersebut akan beroperasi selama 18 hari, mulai 13 Maret hingga 30 Maret 2026.Baca Juga: Mudik Lebaran Bebas Khawatir, Pertamina Siagakan SPBU Modular hingga Motoris BBM di Tol Trans Jawa

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara kepada pengelola bandara di seluruh Indonesia. Sebagai operator bandara, PT Angkasa Pura Indonesia memastikan pelayanan penerbangan berjalan optimal melalui pemantauan operasional secara real time.

General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Sulistyo Yulianto, mengatakan posko tersebut menjadi pusat pemantauan aktivitas pelayanan dan pergerakan penerbangan selama periode Lebaran.Baca Juga: InJourney Siapkan Liburan Seru Lebaran 2026

“Dalam rangka Angkutan Lebaran 2026, kami membuka Posko Angkutan Lebaran selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026 untuk memantau aktivitas pelayanan serta data trafik penerbangan secara real time,” ujarnya, usai membuka resmi posko angkutan lebaran, Jumat (13/3/2026)..

Menurutnya, operasional posko melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti maskapai penerbangan, TNI, Polri, Basarnas, BMKG, serta AirNav Indonesia guna memastikan pelayanan penerbangan berjalan aman dan lancar.Baca Juga: Irwan Hidayat Kampanyekan Gerakan Beli Saham, Potensi Untung Bisa 20% Lebih

Manajemen bandara juga memastikan seluruh fasilitas utama seperti runway, taxiway, dan sarana pendukung lainnya berada dalam kondisi optimal. Selain itu, petugas frontliner disiagakan untuk membantu penumpang sekaligus mengantisipasi antrean panjang di area terminal.

“Kami memastikan seluruh fasilitas operasional bandara dalam kondisi prima serta menempatkan petugas frontliner untuk membantu pengguna jasa dan mengantisipasi potensi antrean atau kepadatan di terminal,” kata Sulistyo.Baca Juga: Riset Undip Didorong Jadi Solusi Nyata, Wakil Rektor: Kampus dan Media Sama-sama Menghadirkan Kebenaran

Untuk mendukung pelayanan, posko informasi juga disediakan di dalam terminal serta posko terpadu di area luar bandara. Layanan informasi penerbangan diberikan selama jam operasional bandara pukul 07.00 hingga 21.00 WIB, dengan petugas yang tetap bersiaga selama 24 jam.

Dari sisi sumber daya manusia, pengelola bandara menyiapkan total 288 personel selama periode Angkutan Lebaran 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 258 personel internal dan 30 personel eksternal.Baca Juga: Mudik Lebaran 2026, Pertamina Tambah Stok Energi hingga 20 Persen di Jateng

“Kami menyiapkan total 288 personel yang terdiri dari 258 personel internal dan 30 personel eksternal untuk mendukung kelancaran operasional selama periode Angkutan Lebaran tahun ini,” jelasnya.

Berdasarkan proyeksi sementara, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 19 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai sekitar 9.000 hingga 10.000 orang per hari.

Sulistyo mengungkapkan, trafik penumpang pada periode Lebaran tahun ini diprediksi meningkat sekitar 5 persen dibandingkan tahun 2025.Baca Juga: Safari Ramadan Bersama Direksi, Perkuat Kebersamaan Perwira dan Mitra Kerja Pertamina

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X