Kini, nama Marsinah resmi berdiri sejajar dengan tokoh besar bangsa seperti Soeharto, Gus Dur, dan Sarwo Edhie Wibowo.
Lebih dari tiga dekade setelah pengorbanannya, Marsinah akhirnya menerima penghormatan tertinggi negara: gelar Pahlawan Nasional — simbol abadi perjuangan buruh Indonesia.*
Artikel Terkait
KRIS Dinilai Rugikan Peserta JKN, Buruh dan Aktivis Konsumen Minta Pemerintah Tinjau Ulang
Menapak Jejak Hidup: Dari Buruh Harian ke Kursi Rektor
Gubernur Jatim Salurkan BLT Rp 5,57 Miliar untuk 4.207 Buruh Rokok di Surabaya
Gubernur Jateng Janji Fasilitasi Penyelesaian Pesangon 8.500 Eks Buruh Sritex
Tax Amnesty Jilid III: Antara Penolakan Menkeu dan Kritik Buruh