Bojonegoro, SUARA PEMBARUAN - Komitmen mendekatkan layanan sekaligus kepedulian sosial ditunjukkan Subholding Gas Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Bojonegoro. Lewat program bertajuk PGN Care, perusahaan menggelar penyuluhan terpadu di Balai Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (11/2/2026).Baca Juga: Selama Bulan Ramadan Kemenag Bengkulu Terjunkan Puluhan Dai
Kegiatan ini tak sekadar sosialisasi, tetapi dikemas lengkap mulai dari edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) penggunaan jaringan gas rumah tangga (Jargas), penyuluhan Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS), pemeriksaan kesehatan gratis, hingga pembagian paket sembako bagi pelanggan yang hadir.
Sekitar 75 pelanggan mengikuti acara tersebut. Hadir pula dokter perusahaan dr. M. Yusuf Amran, perwakilan SOR III Department Head Regional HSSE and Risk Management Eka Subandriani, Area Head PGN Bojonegoro Faishal Arief, serta Pj Kepala Desa Bandungrejo Budi Utomo.Baca Juga: Mahashivaratri di Prambanan Hadir Perdana, Ribuan Dipa Siap Nyalakan Spiritualitas Malam Suci
Faishal Arief menegaskan, PGN memiliki tanggung jawab memberi pemahaman kepada pelanggan, khususnya terkait keamanan penggunaan gas bumi. “Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat bagi Bapak dan Ibu sekalian,” ujarnya.
Sementara itu, Budi Utomo menilai program ini membantu meningkatkan pengetahuan warga sekaligus memberikan layanan kesehatan yang jarang mereka dapatkan secara gratis. Menurutnya, penggunaan gas bumi yang tepat akan membuat masyarakat lebih aman dan nyaman memanfaatkan energi bersih.Baca Juga: Selama Ramadan Pemprov Bengkulu Gelar Pasar Murah Sembako
Dalam sesi edukasi, pelanggan dibekali informasi seputar tagihan, metode pembayaran, pencatatan meter mandiri, pengenalan sifat gas bumi, hingga cara mendeteksi kebocoran. Suasana makin hidup lewat kuis interaktif.
Di sisi kesehatan, dr. Yusuf Amran mengingatkan bahwa tuberkulosis dan HIV/AIDS masih menjadi perhatian di Indonesia. Meski menular, keduanya dapat dicegah dan pengobatannya ditanggung pemerintah melalui BPJS Kesehatan.Baca Juga: Percepat Kinerja OPD, Dua Pejabat Eselon II Pemprov Bengkulu Dilantik
Salah satu peserta, Binasri, mengaku senang mendapat banyak pengetahuan baru. “Sekarang tahu cara deteksi kebocoran gas, jadi bisa mencegah tagihan membengkak. Selain itu, nggak perlu angkat tabung lagi, gas bumi tersedia 24 jam dan lebih murah,” katanya.
Lewat PGN Care, PGN tak hanya menghadirkan energi bersih, tapi juga membawa edukasi dan kepedulian langsung ke tengah masyarakat.*Baca Juga: Ringankan Beban Warga Jelang Ramadan Pemkab Gowa Gelar Pasar Murah