PGN Tuntaskan Satgas Nataru 2025–2026, Pasokan Gas Aman dan Kinerja Operasional Meningkat

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 20 Januari 2026 | 06:34 WIB
Kesiapan infrastruktur dan keandalan pasokan menjadi kunci PGN menjaga kontinuitas penyaluran gas bumi selama Nataru.
Kesiapan infrastruktur dan keandalan pasokan menjadi kunci PGN menjaga kontinuitas penyaluran gas bumi selama Nataru.


Jakarta, SUARA PEMBARUAN - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, resmi menutup pelaksanaan Satuan Tugas Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 dengan catatan operasional yang aman, andal, dan terkendali.Baca Juga: Ketua Adat Lapago Kota Jayapura Peringatkan TPN-OPM Agar Tidak Libatkan Warga Sipil

Kesiapan infrastruktur, keandalan suplai, serta respons cepat di lapangan menjadi kunci PGN menjaga kelancaran penyaluran gas bumi selama periode libur panjang.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menjelaskan bahwa Satgas Nataru PGN bersinergi dengan Satgas Nataru Holding Migas Pertamina dan Posko Bersama Kementerian ESDM guna memastikan distribusi gas bumi tetap optimal di seluruh wilayah operasi Subholding Gas.Baca Juga: Walikota Madiun Dr. Maidi Ditangkap Operasi Senyap KPK, Ratusan Juta Diamankan

Ia menegaskan, secara umum kondisi operasional berada dalam status aman. Di wilayah Sumatera, PGN masih melakukan normalisasi pascabanjir, sembari memastikan penyaluran gas ke pelanggan komersial, industri, pelanggan kecil, hingga lebih dari 821 ribu pelanggan rumah tangga tetap berjalan sesuai kebutuhan.Baca Juga: Ditemukan Lagi Satu Jenazah Perempuan Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulu Saraung

Selama periode Nataru, rata-rata realisasi niaga gas bumi mencapai 881 BBTUD atau meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, seiring naiknya permintaan pelanggan.

Penyaluran gas untuk sektor pembangkit listrik juga berlangsung aman guna menopang keandalan sistem kelistrikan nasional.Baca Juga: DVI Polda Jateng Ambil DNA Keluarga Korban Jatuhnya ATR 42-500

Pada sektor transportasi, distribusi Bahan Bakar Gas (BBG) berjalan sesuai proyeksi. Sebanyak 12 SPBG dan 2 Mobile Refueling Unit (MRU) tetap beroperasi dengan realisasi penyaluran lebih dari 16 ribu liter setara premium (LSP).

Selain itu, kegiatan pengangkutan gas, penyimpanan dan regasifikasi LNG, serta produksi dan distribusi LPG berlangsung aman sesuai kebutuhan operasional.Baca Juga: KiiiKiii Kembali Jadi Perbincangan Berkat Konsep Foto Unik Bernuansa Ghibli

Dari sisi layanan, sekitar 98 persen pengaduan pelanggan berhasil diselesaikan selama periode Nataru, mencerminkan komitmen PGN dalam menjaga kualitas pelayanan.

Sebagai Subholding Gas Pertamina, PGN terus memperkuat kesiapsiagaan operasional, sinergi pemangku kepentingan, serta penerapan aspek HSSE demi menjamin penyaluran gas bumi yang andal, berkelanjutan, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.Baca Juga: Bank Raya Terus Optimalisasi Program Loyalitas Pelanggan Lewat Giat Inklusi Keuangan Digital di Masyarakat



Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X