Ditemukan Lagi Satu Jenazah Perempuan Korban Jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulu Saraung

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Senin, 19 Januari 2026 | 16:13 WIB
Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Muh Syafii menyampaikan penemuan korban seorang perempuan, Senin, sekira pukul 14.20 Wita, berada 500 meter dari puncak Gunung Bulusaraung. (Ist)
Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Muh Syafii menyampaikan penemuan korban seorang perempuan, Senin, sekira pukul 14.20 Wita, berada 500 meter dari puncak Gunung Bulusaraung. (Ist)

PANGKEP - SUARA PEMBARUAN - Usaha tim gabungan SAR mencari korban jatuhnya pesawat ATR 42-500 di sekitar kawasan Gunung Bulu Saraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), pada hari ketiga, Senin (19/1/2026) menemukan lagi seorang korban.

Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Muh Syafii mengatakan korban kedua ditemukan, Senin sekira pukul 14.20 Wita, 500 meter dari puncak Gunung Bulusaraung. Korban kedua diketahui berjenis kelamin perempuan.  

“Dari informasi awal bahwa korban pertama yang kita temukan berjenis kelamin laki-laki dan yang kedua informasi yang kita dapatkan berjenis kelamin perempuan,” jelasnya kepada wartawan di Kantor Basarnas Makassar, Senin (19/1/2026).  

Korban ditemukan di tebing yang curam dan sementara dilakukan evakuasi oleh Tim SAR.  Saya ingin sampaikan bahwa lokasi kejadian berada pada kondisi tebing yang sangat terjal dan curam. Begitu juga kedalaman dimana korban diperkirakan ada di kedalaman 500 meter dari puncak dan proses evakuasinya menuntut kehati-hatian,”katanya.

Tim SAR bekerja keras untuk melakukan evakuasi di tengah cuaca dan medan yang cukup ekstrem. Identifikasi dua korban yang ditemukan bukan menjadi kewenangan Basarnas, akan dilakukan oleh instansi berwenang sesuai prosedur.

"Mohon doanya, tantangan yang kita hadapi sekarang adalah kondisi alam dan cuaca. Gunung Bulusaraung mungkin tidak terlalu tinggi tapi terjal dengan kondisi bebatuan,” cetusnya.

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1/2026) mengangkut 10 orang, 7 diantaranya kru dan 3 penumpang.

Hingga Senin sore, tim SAR gabungan masih menyisir areal pegunungan untuk mencari kru dan penumpang, meski jarak pandang terbatas oleh kabut. (SP.news)

 

 

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X