Dekatkan Layanan ke Pelanggan, PGN Sosialisasikan Keselamatan Gas Bumi

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Selasa, 27 Januari 2026 | 19:20 WIB
PGN Area Bojonegoro memberikan edukasi keselamatan penggunaan gas bumi kepada warga Perumahan Graha Indah Lamongan.
PGN Area Bojonegoro memberikan edukasi keselamatan penggunaan gas bumi kepada warga Perumahan Graha Indah Lamongan.

 

Lamongan, SUARA PEMBARUAN – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina Area Bojonegoro, menggelar edukasi keselamatan penggunaan gas bumi bagi warga Perumahan Graha Indah, Desa Tambakrigadung, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Sabtu (24/1/2026).Baca Juga: Komitmen Kepala Daerah Berbuah UHC Awards 2026, Akses Kesehatan Makin Merata

Mengusung tema “Kenali GasKita Lebih Dekat: Praktis, Aman, dan Handal, Pelanggan Tahu, Pelanggan Nyaman”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus kenyamanan pelanggan rumah tangga dalam memanfaatkan gas bumi sebagai energi sehari-hari.

Sebanyak 84 warga yang didampingi pengurus RW dan tokoh masyarakat setempat mengikuti sosialisasi terkait prosedur berlangganan gas bumi serta aspek keselamatan penggunaannya. PGN menekankan pentingnya pemahaman standar keselamatan agar pemanfaatan gas bumi tetap aman dan andal.Baca Juga: HAKI Ayam Goreng Kalasan Hampir Diklaim Oleh Orang Tak Dikenal

Dalam pemaparan, peserta mendapatkan penjelasan bahwa gas bumi merupakan energi yang relatif aman dan ramah lingkungan bila digunakan sesuai ketentuan. Sifatnya yang lebih ringan dari udara membuat gas mudah terurai apabila terjadi kebocoran. Selain itu, gas bumi tidak mudah meledak dan telah dilengkapi odorant sehingga kebocoran dapat cepat terdeteksi melalui bau khas.

Warga juga diimbau untuk menjaga instalasi gas dengan baik, menjauhkan pipa dari sumber api dan instalasi listrik, serta menempatkan peralatan gas di area kering dengan sirkulasi udara yang cukup. Instalasi gas juga disarankan berada di luar jangkauan anak-anak.Baca Juga: Kapendam XVII/Cenderawasih: Bukan Pesawat TNI yang Jatuh di Perairan Dekat Bandara Douw Nabire, Milik Smart Air

Dalam kondisi darurat, masyarakat diminta tetap tenang. Jika tercium bau gas, langkah awal yang harus dilakukan adalah tidak menyalakan api maupun peralatan listrik, menutup kran gas, membuka ventilasi, serta memeriksa sambungan pipa menggunakan air sabun.

Apabila kebocoran terjadi pada selang kompor, pengikat dapat segera dikencangkan. Namun, jika kebocoran berasal dari sambungan rumah atau pipa menuju meter, pelanggan diminta menutup kran dan segera menghubungi layanan darurat.Baca Juga: Christmas Celebration API Sulsel, Menguatkan Keluarga dan Harmoni Sosial

Untuk informasi dan pengaduan, pelanggan dapat menghubungi Pertamina Call Center 135, WhatsApp Business PGN, atau melalui aplikasi PGN Mobile yang tersedia di Google Play dan App Store.

Area Head PGN Bojonegoro, Faishal Arief, mengatakan kegiatan temu pelanggan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan sekaligus penguatan komunikasi dengan pelanggan jaringan gas rumah tangga.Baca Juga: Untuk Optimalisasi Anggaran, Pemprov Papua Sampaikan Pemberitahuan Tidak Menerima Permohonan Bantuan

Ia menyebutkan, saat ini PGN Area Bojonegoro melayani sekitar 200 pelanggan gas bumi di Perumahan Graha Indah Lamongan dengan volume penyaluran mencapai 2.000 meter kubik per bulan hingga akhir 2025.

Sementara itu, Ketua Lingkungan Perumahan Graha Indah Lamongan, Suyono, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini memberi manfaat besar karena pelanggan menjadi lebih memahami aspek keselamatan serta kemudahan layanan gas bumi PGN.Baca Juga: Dorong Percepatan Program Perumahan di Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan Temui Menteri PKP

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X