UHC Bengkulu Tembus 99,98 Persen, Pelayanan Kesehatan Diharapkan Semakin Baik

Photo Author
Usmin., Suara Pembaruan
- Senin, 1 April 2024 | 21:19 WIB
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menghadiri sosialisasi desa menuju UCH melalui program pesiar se-Provinsi Bengkulu.(Foto/Pemprov Bengkulu)
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menghadiri sosialisasi desa menuju UCH melalui program pesiar se-Provinsi Bengkulu.(Foto/Pemprov Bengkulu)

Bengkulu,suarapembaruan.news- Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta pemutakhiran data kepesertaan BPJS kesehatan bersama perangkat desa di 10 kabupaten dan kota di provinsi ini, sehingga data kepesertaan BPJS dan UHC benar-benar selaras.

Hal tersebut diungkapkan Rohidin ketika membuka kegiatan sosialisasi
desa menuju Universal Health Coverage (UHC) melalui program pesiar se-Provinsi Bengkulu, Senin (1/4/2024).

Ia mengatakan, kegiatan pemutakhiran kepesertaan BPJS Kesehatan untuk memastikan keterlibatan desa, dan memastikan bagaimana melakukan advokasi sehingga nanti ada penetapan kepesertaan BPJS Kesehatan dan data UHC benar-benar jelas.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Berikan Layanan JKN Selama Libur Lebaran, Peserta JKN Diimbau Tak Menunggak Iuran

Dengan dengan tembusnya data UHC sebesar 99,98 persen, ia berharap agar pelayanan kesehatan di Provinsi Bengkulu, terus membaik sebagaimana yang diharapkan masyarakat.

Selain itu, pelayanan kesehatan agar lebih baik, karena tantangan masih ada di pelayanan yang belum sesuai harapan. Ada unit layanan belum tersedia seperti obatan-obatan yang menjadi keluhan masyaràkat, tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Provinsi Bengkulu Mahyudin mengklaim, nantinya agen (kesehatan) desa di setiap desa diminta untuk melakukan sosialisasi, pemetaan, penyisiran, advokasi dan registrasi untuk membuktikan dan memastikan data UHC di tingkat provinsi juga selaras dengan data tingkat desa.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Obat PRB, BPJS Kesehatan Cabang Semarang Kerja Sama dengan Ruang Farmasi Puskesmas

"Secara agregat (data UHC) angka di Provinsi Bengkulu sebesar 99,98 persen, tapi apakah merata data tersebut di tingkat desa," ujar Mahyudin.

Inilah subtansi kegiatan yang dilakukan sekarang ini melakukan sosialisasi pemetaan, penyisiran advokasi dan registrasi. "Jadi petugas (agen) kesehatan desa memastikan data UHC provinsi sama dengan data di tingkat desa," demikian Mahyudin.(*)

 

 

 

 

Halaman:

Editor: Usmin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

GMTD Perkuat Peran Kader Posyandu di Makassar

Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:47 WIB
X