Eva juga mengaku pelayanan kesehatan yang diterima berjalan lancar. Mulai dari proses di puskesmas hingga rumah sakit, ia tidak mengalami kendala berarti. Semua kebutuhan administrasi, tindakan medis, hingga obat-obatan ditanggung tanpa biaya tambahan.
“Saya sangat bersyukur ada yang menjamin pengobatan selama ini. Kalau harus memikirkan biaya sendiri pasti sangat berat. Bahkan pihak rumah sakit juga menyarankan memakai JKN karena pengobatannya memang tidak sedikit,” ungkapnya.
Kini kondisi Azalea perlahan mulai membaik. Senyum cerianya kembali terlihat dan ia sudah bisa beraktivitas seperti anak-anak seusianya. Meski demikian, Eva tetap rutin mengawasi kondisi kesehatan putrinya karena Azalea masih harus menjalani kemoterapi setiap enam minggu sekali.
Bagi Eva, dukungan Program JKN memberikan harapan besar bagi keluarganya untuk terus berjuang menghadapi penyakit yang diderita sang buah hati.
“Saya tidak bisa menggambarkan rasa syukur kami. Terima kasih untuk BPJS Kesehatan, Pemerintah Kota Semarang, dokter, perawat, dan semua peserta JKN yang sudah membantu,” tutup Eva.*
Artikel Terkait
Faskes Go Digital! BPJS Kesehatan Semarang Ganjar Penghargaan Bintang 5 untuk Layanan JKN Makin Praktis
Pejuang Talasemia Ini Bertahan Berkat JKN, Akses Mudah hingga Transfusi Rutin Tanpa Beban Biaya
Mudik Lebaran 2026 Lebih Tenang, BPJS Kesehatan Pastikan Layanan JKN Tetap Aktif di Seluruh Indonesia
Gas 100 Hari Kerja! Direksi Baru BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Andalan untuk Peserta JKN
Autodebet JKN: Anti Lupa, Iuran Aman, Layanan Tetap Jalan!