Demak, SUARA PEMBARUAN – BPJS Kesehatan Cabang Semarang menunjukkan komitmennya dalam memperkuat aspek promotif dan preventif dalam pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tidak hanya berfokus pada penanganan kuratif.
Langkah ini diwujudkan melalui penyerahan bantuan tempat sampah kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak dalam rangka kegiatan Organization Social Responsibility (OSR), Rabu (9/7).
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Semarang, Sari Quratul Ainy, menjelaskan bahwa promosi gaya hidup bersih dan sehat perlu dimulai dari kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satunya adalah kebiasaan membuang sampah pada tempatnya. Dengan cara ini, masyarakat secara perlahan akan terbentuk pola hidup yang lebih sehat dan sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.
“Upaya promotif preventif tidak harus dimulai dari hal besar. Justru dari kebiasaan kecil seperti membuang sampah dengan benar, kita bisa membangun lingkungan yang lebih sehat dan meningkatkan kesadaran masyarakat,” ujar Sari.
Ia menambahkan, program promotif berfokus pada edukasi dan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait kesehatan, sementara program preventif berfungsi sebagai langkah pencegahan, seperti melalui skrining riwayat kesehatan.
Hal ini bertujuan untuk menekan angka kesakitan dan memperbaiki kualitas hidup peserta JKN, terutama mereka yang tengah menjalani pengobatan.
“Kegiatan OSR ini adalah bagian dari program tahunan kami yang dilakukan bersama pemerintah daerah dan masyarakat. BPJS Kesehatan tak hanya hadir dalam layanan JKN, namun juga aktif dalam kegiatan sosial untuk membangun masyarakat yang lebih sehat secara menyeluruh,” lanjut Sari.
Menanggapi hal ini, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Demak, Endah Cahyarini, menyampaikan apresiasi atas dukungan BPJS Kesehatan. Menurutnya, bantuan tempat sampah tersebut akan dipasang di sejumlah titik strategis di sekitar Alun-Alun Demak, menggantikan fasilitas yang sudah tidak layak pakai.
“Tempat sampah ini sangat berguna karena banyak fasilitas lama di sekitar alun-alun sudah rusak. Kehadiran dustbin baru diharapkan bisa mendorong masyarakat membuang sampah pada tempatnya,” ungkap Endah.
Endah juga menyebut bahwa kolaborasi antara instansinya dan BPJS Kesehatan memiliki dampak positif terhadap kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Lingkungan bersih seperti area alun-alun yang tertata rapi, menurutnya, dapat mendorong masyarakat untuk beraktivitas fisik seperti berolahraga secara rutin.
Ia berharap sinergi semacam ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang. Mengingat Kabupaten Demak telah lama mencapai predikat Universal Health Coverage (UHC), Endah menyatakan dukungannya terhadap kelangsungan Program JKN yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya dalam mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya.
“Semoga manfaat JKN dapat dirasakan seluruh warga Demak dan tidak ada lagi masyarakat yang terkendala berobat karena faktor ekonomi,” katanya.
Artikel Terkait
BPJS Kesehatan Minta FKTP dan FKRTL Perkuat Komitmen Janji Layanan
Komitmen BPJS Kesehatan, Sediakan Akses Layanan JKN Tetap Beroperasi Selama Libur Lebaran 2025
Pastikan Kualitas Layanan Program JKN, Dirut BPJS Kesehatan Tinjau Langsung Layanan JKN di RS Hermina Banyumanik Semarang
Tinggi, Animo Warga Manfaatkan Layanan BPJS Kesehatan di Mal Pelayanan Publik Sukoharjo
BPJS Kesehatan Gandeng Figur Masyarakat Lewat PARTNER JKN untuk Perluas Edukasi kepada Masyarakat