Baca Juga: Ini Cara Pemprov Cegah Abrasi di Pantai Utara Jateng
Biasakanlah untuk mencintai Allah dan menaati-Nya. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu dijinakkan dengan ketaatan. Sehingga tanpa ketaatan akan menjadi liar anggota badannya. Jika tidak terdapat kecintaan pada Allah dalam hati kita, maka tidak ada pula ketundukan pada-Nya. Mencapai derajat tertinggi dengan mencintai Allah, cintailah Allah.
Dan janganlah cintai Allah selain karena-Nya. Maka keberkahan akan selalu datang menghampiri kita, dan Allah akan mencukupkan hati kita dengan apa yang telah kita miliki. Dalam sebuah tulisan Ustadz Usman Hatim dan Firanda menguraikan bahwa Yahya Bin Mu’adz berkata : “Ampunan-Nya mencakup (menggugurkan) seluruh dosa, lalu bagaimana lagi dengan ridho-Nya?
Ridho-Nya begitu mendominasi seluruh cita-cita dan harapan, lantas bagaimana dengan kecintaan-Nya? Kecintaan-Nya begitu mengagumkan akal pikiran, lalu bagaimana dengan kasih sayang-Nya? Kasih sayangnya begitu melupakan segala yang selain-Nya.” Kadar kecintaan dalam hati orang yang mencintai Allah adalah bertingkat-tingkat.
Itulah sebabnya, Allah subhanahu wa ta’ala melukiskan betapa besarnya kecintaan orang-orang mukmin kepada-Nya dalam firman-Nya : “Orang-orang yang beriman sangat mendalam cintanya kepada Allah.” (QS. Al-Baqarah [2] : 165).
Baca Juga: Indonesia Mayoritas Islam tapi Pengusaha Muslimnya Terendah
Cinta kepada Allah berarti Anda mengutamakan segala sesuatu yang disenangi Allah di atas dirimu, jiwamu dan harta bendamu, lalu ketaatanmu kepada Allah dalam kesendirian dan keramaian, kemudian kesadaran diri akan kelalaianmu dalam mencintai Allah.
Seharusnya secara totalitas mencintai Allah dengan mencurahkan jiwa dan raga serta pengembaraan hati dalam upaya mencari Sang Kekasih, dengan lisan yang selalu bergerak untuk menyebut nama-Nya. Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda : “Aku memohon kepada-Mu agar dapat mencintai-Mu, mencintai orang-orang yang mencintai-Mu dan mencintai amal yang mendekatkan diriku untuk mencinta-Mu.” "Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram."( QS. Ar-Ra'd [13] : 28).(*)
Artikel Terkait
Kontribusi Dinilai Baik, Dewangga Perpanjang Kontrak Hingga 2027
Gejayan Kembali Memanggil Mahasiswa hingga Dosen Turun ke Jalan
Keterwakilan Perempuan di Parlemen Harus Konsisten Ditingkatkan
Jupiter Aerobatic Team (JAT) TNI AU Atraksi di Palembang
10.000 Nasi Bungkus Setiap Hari dan Layanan Medis dari Prajurit Kodam Diponegoro untuk Korban Banjir di Demak
Ini Dia Orang-Orang yang Paling Kaya di Dunia Ini
Buku Kami Mantan Wartawan Ingatkan Budaya Instan
20 Tahun Mega Wisata, Selalu Berkomitmen Memberikan Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat