Yogyakarta, SUARA PEMBARUAN – Kementerian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) mencatatkan sejarah baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) industri nasional. Angkatan pertama mahasiswa program internasional Indonesia-Luban·Mozi College (Sailun Group) resmi menyelesaikan studi mereka dalam upacara kelulusan yang digelar secara hybrid dari Qingdao Technical College (QTC), Tiongkok, dan tersambung secara daring ke Indonesia, Selasa (20/1). Program ini merupakan kolaborasi strategis antara Politeknik ATK Yogyakarta, Politeknik di bawah Kemenperin yang berfokus pada teknologi kulit, karet, dan plastic, (satuan kerja di bawah BPSDMI Kemenperin), Qingdao Technical College (QTC), dan raksasa industri ban asal Tiongkok yaitu Sailun Group.
Baca Juga: UGM wisuda 1.061 lulusan pascasarjana
Kepala Pusat Pengembangan Pendidikan Vokasi Industri (PPPVI) BPSDMI Kemenperin, Wulan Aprilianti Permatasari, dalam sambutannya menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar perpisahan, melainkan perayaan sebuah pencapaian bersejarah. "Hari ini kita menyaksikan buah dari kolaborasi yang kuat antara Indonesia dan Tiongkok. Kemitraan antara Politeknik ATK Yogyakarta, Kemenperin, QTC, dan Sailun Group membuktikan
Baca Juga: Ratusan Siswa di Grobogan Keracunan MBG, SPPG Diminta Awasi Ketat Standar Keamanan Pangan
Dalam pidatonya, Wulan memberikan apresiasi khusus kepada QTC dan Sailun Group yang telah menjadi "rumah kedua" bagi para mahasiswa Indonesia. Program ini dinilai berhasil menjembatani kesenjangan (bridging the gap) antara teori di kampus dan praktik nyata di lantai pabrik (factory floor). "Terima kasih kepada Sailun Group atas visi dan kemitraannya. Dengan mendekatkan kampus ke industri, Anda sedang membangun pemimpin masa depan yang unggul untuk industri karet dan ban di Indonesia," tambah Wulan.
Baca Juga: Viral! Guru Honorer Bandingkan Gaji dengan Sopir MBG, Curhatannya Bikin Haru
Sebagai bentuk penghormatan diplomatik, Wulan juga menyampaikan apresiasinya dalam Bahasa Mandarin, "Gǎnxiè nǐmen de rèqíng jiēdài" (Terima kasih atas sambutan hangat Anda sekalian) dan "Gǎnxiè Sàilún de xìnrèn hé zhīchí" (Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan Sailun).
Para wisudawan ini disebut sebagai "pionir" yang memiliki ketangguhan (resilience) karena berhasil beradaptasi dengan budaya baru, bahasa asing, dan teknologi manufaktur canggih selama beberapa bulan di Tiongkok.
Lebih dari sekadar lulus, para mahasiswa ini dipastikan langsung terserap ke dunia kerja. Wulan berpesan secara khusus kepada para lulusan: "Saat Anda kembali ke Indonesia dan memulai karier di Sailun Manufacturing, ingatlah bahwa Anda membawa nama bangsa. Bekerjalah dengan giat, disiplin, dan tunjukkan kualitas SDM Indonesia," tegasnya.
Acara ini didukung penuh dan dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi, termasuk Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin, Dr. Ir. Doddy Rahadi, M.T., Presiden QTC Xing Guanglu, Direktur Politeknik ATK Yogyakarta Sonny Taufan, Manager HR Center Sailun Group, Liu Hui, serta jajaran manajemen Sailun Manufacturing Indonesia Demak Kemenperin menegaskan komitmen penuh untuk melanjutkan dan memperluas program ini, serta bersiap mengirimkan angkatan mahasiswa berikutnya guna memperkuat ikatan bilateral.
"Semoga persahabatan kita abadi selamanya. Yuàn wǒmen de yǒuyì dìjiǔtiāncháng, ("Semoga persahabatan kita langgeng selamanya.)" tutup Kapus PPPVI. Agenda kelulusan juga diisi dengan laporan akademik oleh perwakilan QTC Xu Zhanpeng, penyerahan sertifikat kelulusan, serta testimoni dari perwakilan mahasiswa, M. Akbar Maulana, yang berbagi pengalaman transformatif selama menempuh pendidikan di Tiongkok.
Politeknik ATK Yogyakarta adalah perguruan tinggi vokasi di bawah naungan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia yang berfokus pada teknologi kulit, karet, dan plastik. Melalui program dual system dan kemitraan internasional, Politeknik ATK terus mencetak tenaga kerja industri yang kompeten dan siap pakai.
Artikel Terkait
Rektor UMY Masuk 0,5 Persen Akademisi Terbaik Dunia, Dorong Riset Kolaboratif dan Fokus Keilmuan
Pakar Psikologi UMY Beberkan Modus Child Grooming dan Trauma Berkepanjangan yang Dialami Korban
Perluasan Akses Keadilan: 438 Pos Bantuan Hukum Diresmikan di DIY
Ratusan Siswa di Grobogan Keracunan MBG, SPPG Diminta Awasi Ketat Standar Keamanan Pangan
UGM wisuda 1.061 lulusan pascasarjana