Febrie Buka Suara soal Rumah Sentul, Cafe de’Clan, Isu Mundur hingga Dikaitkan Kasus Blackout

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 10 Juli 2026 | 12:45 WIB
Jampidsus Febrie Adriansyah buka suara tentang kepemilikan rumah Sentul hang digeledah Polisi. (Threads/atroppss-islah_bahrawi)
Jampidsus Febrie Adriansyah buka suara tentang kepemilikan rumah Sentul hang digeledah Polisi. (Threads/atroppss-islah_bahrawi)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN – Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah akhirnya buka suara terkait penggeledahan sejumlah lokasi oleh kepolisian yang belakangan menyeret namanya. Febrie mengakui rumah di kawasan Sentul, Bogor, yang turut digeledah merupakan milik pribadinya. Namun ia membantah memiliki keterkaitan dengan Cafe de’Clan di Cipete, Jakarta Selatan, serta menepis isu pengunduran dirinya dari jabatan Jampidsus.

Pernyataan itu disampaikan Febrie kepada wartawan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (10/7/2026), menyusul berkembangnya pemberitaan di media sosial dan sejumlah laporan yang mengaitkan dirinya dengan penggeledahan di rumah Sentul maupun lokasi usaha di Cipete.

Terkait penggeledahan rumah di Sentul, Febrie menegaskan bangunan tersebut memang merupakan rumah pribadinya yang telah dimiliki sejak lama. Ia menyebut proses kepemilikan rumah itu dapat ditelusuri secara jelas sejak awal.

“Tentang rumah Sentul, memang itu rumah pribadi Jampidsus yang sudah sejak lama. Proses kepemilikannya bisa dilihat bagaimana proses kepemilikan sejak awal,” kata Febrie.

Ia juga menanggapi soal temuan uang dan aset di rumah tersebut. Menurut Febrie, uang yang ditemukan di lokasi itu memiliki pemilik dan terkait dengan kegiatan tertentu yang bisa dipertanggungjawabkan. Namun ia tidak bersedia membeberkan detailnya di hadapan media.

“Uang yang ditemukan di rumah Sentul itu ada yang punya, ada kegiatannya, ada orang-orang kegiatan yang bisa ditanya, ada bangunannya juga yang bisa dicek. Semua kami yakin dapat dipertanggungjawabkan dengan benar, tetapi tentu tidak dijelaskan dalam forum seperti ini,” ujarnya.

Febrie menegaskan penjelasan lebih rinci soal asal-usul uang maupun kegiatan yang berkaitan dengan aset tersebut akan disampaikan melalui mekanisme hukum yang tepat, bukan melalui konferensi pers.

Selain soal rumah Sentul, Febrie juga membantah keras kabar yang mengaitkan dirinya dengan Cafe de’Clan di Cipete, salah satu lokasi yang ikut digeledah aparat kepolisian. Ia menegaskan tidak memiliki hubungan bisnis dengan tempat itu sebagaimana ramai disebut di media sosial.

“Sekali lagi dapat saya jelaskan bahwa Jampidsus tidak ada keterkaitan dalam bisnis yang diberitakan di media sosial seperti di Cipete,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Febrie juga menepis isu yang menyebut dirinya akan mengundurkan diri dari jabatan Jampidsus menyusul kasus yang kini ditangani Polri. Ia menegaskan hingga Jumat pagi masih menerima arahan untuk mempercepat penyelesaian sejumlah perkara prioritas yang tengah ditangani Korps Adhyaksa, terutama perkara yang dibatasi masa penahanan.

“Sampai pagi tadi saya masih menerima perintah untuk segera menyelesaikan pemberkasan penanganan perkara yang waktunya singkat dan terbatas masa penahanannya. Perintah itu sudah kami jabarkan untuk memprioritaskan perkara-perkara yang menjadi perhatian masyarakat agar segera bisa diberkaskan dan disidangkan,” kata Febrie.

Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa dirinya masih menjalankan tugas sebagai Jampidsus dan belum ada langkah pengunduran diri sebagaimana isu yang beredar.

Febrie juga merespons soal pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan perkara blackout yang disebut berkaitan dengan pengadaan batu bara ke PLTU dan menyeret sejumlah perusahaan pelat merah. Ia mengaku belum memahami di mana letak keterkaitan dirinya dengan isu blackout tersebut dan meminta publik menunggu hasil penyidikan aparat kepolisian.

“Saya juga tidak paham ada kaitan Jampidsus dengan blackout. Nanti kita tunggu saja bagaimana rekan-rekan penyidik menyampaikan apa masalahnya dan perkaranya apa,” katanya.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X