Sementara itu, dugaan intimidasi yang disampaikan keluarga masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian.
Polres Timor Tengah Utara menyatakan telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk tenaga kesehatan yang bertugas saat peristiwa berlangsung. Polisi juga menjadwalkan permintaan klarifikasi terhadap pihak-pihak yang disebut dalam laporan keluarga.
Di sisi lain, dua anggota DPRD Kabupaten TTU yang namanya disebut dalam perkara tersebut telah membantah melakukan intimidasi. Keduanya mengakui sempat berbicara dengan nada tinggi ketika proses penanganan pasien berlangsung, namun membantah melakukan ancaman sebagaimana yang disampaikan pihak keluarga.
Kementerian Kesehatan juga telah membentuk tim investigasi yang melibatkan organisasi profesi, pemerintah daerah, serta aparat penegak hukum. Tim tersebut bertugas mengungkap fakta secara objektif sekaligus mengevaluasi aspek perlindungan terhadap tenaga kesehatan dalam menjalankan pelayanan kepada masyarakat.
Catatan Redaksi: Dugaan intimidasi yang disampaikan keluarga merupakan bagian dari proses penyelidikan yang masih berlangsung. Hingga saat ini belum ada kesimpulan ataupun putusan hukum yang menyatakan telah terjadi tindak pidana. Pihak-pihak yang disebut dalam perkara ini tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan pembelaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.*
Artikel Terkait
Viral Selebgram Tetap Keluyuran Meski Kena Campak, Warganet dan Dokter Bereaksi Keras
Viral Dokter Internship FK Unsri Meninggal, Dugaan Jam Kerja Tak Manusiawi dan Perundungan Disorot
Viral Balita Diajak Konser di Waterpark Malam Hari, Dokter Soroti Risiko Kesehatan Anak
Viral Penonton F4 Ngaku Datang ke Konser Saat Sakit Campak, Dokter Khawatirkan Risiko Penularan Massal
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Terkait Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Polda Metro: Berkas Sudah P21