Kapolda Jateng menuturkan, pihaknya akan terus melakukan penindakan terhadap peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkoba dengan menekan suplai peredaran dan menangkap para pelaku.
“Ini adalah Extra ordinary crime dan menjadi bahaya serius di tingkat nasional sehingga perlu upaya represif yang serius untuk pemberantasannya,” tuturnya.
Selain itu, Polda Jateng juga melakukan upaya Preemtif dan Preventif untuk menekan peredaran Narkoba dengan berbagai pendekatan termasuk dengan mendirikan kampung tangguh narkoba.
“Di Jawa tengah sudah didirikan 827 kampung tangguh Narkoba, semuanya swadaya masyarakat, di kampung-kampung ini kesadaran masyarakat sangat tinggi sehingga zero narkoba,” pungkasnya. *
Artikel Terkait
Peredaran Narkoba di Jambi Tetap Tinggi, 10 Pengedar Narkoba dan 4,1 Kg Sabu Diamankan
Cegah Narkoba, ASN Pemprov Bengkulu Rutin Jalani Tes Urine
Selundupkan Narkoba ke Lapas Madiun
Polres Wonogiri Tangkap 2 Pengedar Narkoba, Sita Ribuan Obat Berbahaya
Polda Jateng: Waspadai Penyebaran Konten Radikal dan Terorisme di Media Sosial