Semarang, SUARA PEMBARUAN - Pedagang Pasar Karimata Kartini atau Pasar Burung Kartini Kota Semarang menyampaikan unek-unek dan keluhan pada Cagub Ahmad Luthfi. Mereka mengungkapkannya saat Cagub nomor urut 2 itu berkeliling pasar dan ngopi bareng pedagang di bawah gantangan.
Setidaknya ada 3 keluhan utama yang disampaikan para pedagang pada mantan Kapolda Jateng tersebut. Pertama, sepinya pengunjung yang datang di pasar yang berdiri pada tahun 1980-an menyebabkan omzet pedagang terjun bebas.Baca Juga: Sambil Ngopi, Ahmad Luthfi Ngobrol Bareng Tukang Cukur
Koordinator Persatuan Pedagang dan Jasa Pasar Karimata Kota Semarang, Jiman Riyanto mengatakan, semenjak Covid-19 penurunan pengunjung terjadi secara drastis. Setelah pandemi reda, jumlah pengunjung yang datang belum pulih seperti sedia kala.
"Harapannya pengunjung yang datang kembali seperti semula, ramai lagi," kata Jiman yang diamini para pedagang lainnya di lokasi, Jumat (1/11).Baca Juga: Tiba di Ndalem Notomihardjan, Ahmad Luthfi Ajak Warga Doakan Almarhumah Ibunda Jokowi
Keluhan kedua adalah persaingan pedagang dengan pasar online menyebabkan penurunan jumlah pengunjung. Harapannya, Ahmad Luthfi ke depan bisa membantu pedagang untuk meningkatkan daya saing atau menata dua metode offline dan online agar bisa berjalan beriringan.
Ketiga yang ia sampaikan perihal retribusi. Saat ini retribusi sebesar Rp 900 per meter dan rata-rata ukuran kios pedagang 12 meteran. "Sudah ada Perda yang baru, naik (nominalnya). Kami keberatan, pasar lagi sepi kok retribusi malah mau dinaikkan," kata Jiman.Baca Juga: Pesan Damai Ahmad Luthfi untuk Relawan Bolone Luthfi: Siapkan 5 PPS di Tiap TPS
Keluhan itu juga diungkapkan Wiwik dan Dimti yang juga pedagang setempat. "Sehari bayar retribusi Rp 15 ribu. Kadang untungnya saja tidak sampai segitu," ujar Wiwik.
Mendengar hal itu, Cagub Ahmad Luthfi langsung berinisiatif memberikan gantangan burung di lokasi Pasar Karimata. Gantangan itu digunakan untuk lomba-lomba burung kicauan.
"Kalau lomba rutin ada, maka yang datang juga tambah banyak. Nanti saya kasih gantangan, lombanya diadakan ya," ujar Luthfi.Baca Juga: Pesan Damai Ahmad Luthfi untuk Relawan Bolone Luthfi: Siapkan 5 PPS di Tiap TPS
Ahmad Luthfi juga telah merencanakan pelatihan online untuk para pedagang dengan pembentukan klaster terlebih dahulu. Tiap klaster diisi oleh pedagang dengan Jenis produk yang sama. Hal itu akan meningkatkan daya saing pedagang di era digital sebagaimana sekarang.
Perihal retribusi yang dikeluhkan pedagang, hal itu merupakan kewenangan Pemkot Semarang. "Jika diberikan amanah memimpin Jateng, akan saya komunikasikan. Jangan memberatkan pedagang," katanya.Baca Juga: Telkomsel Terus Kembangkan Layanan 5G di Wilayah PT Freeport Indonesia
Usai ngobrol bareng, para pedagang meneriakkan yel-yel dukungan. "Pedagang Pasar Burung Dukung Pak Luthfi Jadi Gubernur" dan "Siji Dibuka, Loro Dicoblos".
Artikel Terkait
Ahmad Luthfi Gerakkan Ekonomi Desa Sambil Jalan Sehat
Pesan Damai Ahmad Luthfi untuk Relawan Bolone Luthfi: Siapkan 5 PPS di Tiap TPS
Laporkan Dugaan Penggalangan Kades ke Bawaslu Jateng, Tim Hukum Luthfi-Yasin Siapkan Bukti 13 Saksi
Tiba di Ndalem Notomihardjan, Ahmad Luthfi Ajak Warga Doakan Almarhumah Ibunda Jokowi
Sambil Ngopi, Ahmad Luthfi Ngobrol Bareng Tukang Cukur