Siap Bina dan Kembangkan UMKM Berkembang, Ahmad Luthfi: Bukti Negara Hadir

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Rabu, 9 Oktober 2024 | 09:07 WIB
Ahmad Luthfi saat berdialog dengan para pelaku UMKM
Ahmad Luthfi saat berdialog dengan para pelaku UMKM



Tegal, SUARA PEMBARUAN - Dalam acara Silaturahmi dan Konsolidasi bersama pengusaha IKM dan UMKM di GOR Ekoproyo, Kabupaten Tegal, Selasa (8/10), Calon Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan UMKM.

Kedatangannya diiringi lagu Oke Gas Jawa Tengah Kita Gas, menciptakan suasana semangat yang membakar para peserta yang hadir.

Dengan mengenakan pakaian coklat muda, Luthfi tampak berbaur dengan pelaku UMKM, siap mendengarkan dan memberikan solusi bagi mereka.

Baca Juga: Keringetan saat Dialog dengan Pelaku UMKM, Ahmad Luthfi Gunakan Tutup Kardus Jadi Kipas

Dalam pidatonya, Luthfi menyampaikan UMKM yang dikelola oleh ibu-ibu biasanya lebih teliti dibandingkan yang dikelola oleh bapak-bapak.

"UMKM yang dihandle ibu-ibu biasanya lebih teliti ketimbang bapak-bapak. Bapak-bapak sering mengelola usaha turun-temurun dari orangtua, namun saya ingin UMKM menjadi budaya yang bisa menghasilkan lebih dari sekadar peninggalan orangtua," kata Luthfi.

Ia menambahkan bahwa agar UMKM dapat berkembang, pemerintah harus hadir memberikan pendampingan melalui inovasi, modal, dan kesempatan pameran, tidak hanya di tingkat kota tetapi juga provinsi.

Baca Juga: Ahmad Luthfi Dorong Perluas Pasar Ekspor Tenun Koyor Tegal

Dalam dialog interaktif, Luthfi mendatangi Bu Asih (58), seorang penjual nasi yang mendapatkan keuntungan Rp100 ribu per hari.

Dengan penuh rasa hormat, Luthfi jongkok di hadapannya dan mendengarkan kisahnya.

"Bu Asih tidak pernah mendapatkan pelatihan formal atau bimbingan teknis, tapi dengan kreativitas dan kerja keras, beliau mampu bertahan. Inilah contoh kegigihan," tegas Luthfi.

Luthfi juga menekankan bahwa usia bukanlah penghalang dalam berwirausaha.

Baca Juga: Sejahterakan Petani, Ahmad Luthfi Hapus Kartu Tani dan Bangun Lumbung Pangan Desa

"Saat kita berada di usia produktif, kita bisa menghasilkan usaha apa saja. Industri tidak mengenal batas usia, yang penting adalah berkeringat dan menghasilkan sesuatu. Tidak perlu menunggu lamaran kerja," ujarnya.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X