Rumor Reshuffle Ekonomi Dibantah, DPR Kumpulkan BI dan Kemenkeu Bahas Stabilitas Rupiah

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Minggu, 7 Juni 2026 | 17:33 WIB
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco gelar pertemuan untuk pemangku otorita ekonomi untuk membahas fiskal dan moneter. (Instagram/sufmi_dasco)
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco gelar pertemuan untuk pemangku otorita ekonomi untuk membahas fiskal dan moneter. (Instagram/sufmi_dasco)

 

Jakarta, SUARA PEMBARUAN - Di tengah beredarnya isu pergantian pejabat ekonomi nasional, DPR RI memfasilitasi pertemuan sejumlah otoritas ekonomi dan perwakilan pemerintah guna memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional.

Pertemuan yang berlangsung di Kompleks Parlemen, Jakarta, Sabtu (6/6/2026), mempertemukan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Hadir pula pimpinan Komisi XI DPR RI dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Agenda utama pertemuan difokuskan pada evaluasi kondisi ekonomi terkini dan penguatan sinergi antara kebijakan fiskal serta moneter di tengah tantangan global yang masih membayangi perekonomian nasional.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menjelaskan bahwa koordinasi tersebut bertujuan memastikan seluruh instrumen kebijakan ekonomi berjalan searah demi menjaga pertumbuhan ekonomi dan stabilitas pasar keuangan.

Menurut Dasco, kolaborasi antara pemerintah dan otoritas moneter menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pelaku pasar, terutama ketika berbagai indikator ekonomi global masih bergerak dinamis.

Dalam forum tersebut, Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan sepakat untuk memperkuat koordinasi kebijakan. Langkah itu diharapkan dapat memberikan sinyal positif kepada pasar sekaligus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menegaskan pentingnya sinergi yang lebih erat antara kebijakan moneter dan fiskal. Menurutnya, koordinasi yang kuat akan membantu menjaga stabilitas ekonomi makro sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional menghadapi berbagai tekanan eksternal.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mendukung langkah-langkah Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi. Ia meyakini kebijakan yang terkoordinasi dengan baik akan meningkatkan kepercayaan pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Purbaya juga optimistis bahwa sinergi yang semakin kuat antara kedua otoritas ekonomi tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap nilai tukar rupiah dan iklim investasi nasional.

Di sisi lain, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pertemuan tersebut tidak terkait dengan isu pergantian pejabat ekonomi yang sempat ramai diperbincangkan dalam beberapa waktu terakhir.

Ia memastikan pemerintah tidak memiliki rencana mengganti Gubernur Bank Indonesia maupun Menteri Keuangan. Menurutnya, kabar mengenai pergantian kedua pejabat tersebut tidak memiliki dasar dan telah beberapa kali dibantah oleh pemerintah.

Prasetyo menjelaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah memperkuat koordinasi antarotoritas ekonomi agar kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif dan memberikan kepastian bagi pasar.

Pertemuan tersebut juga disebut sebagai tindak lanjut upaya mempererat komunikasi antara lembaga negara dalam menghadapi tantangan ekonomi yang berkembang. Pemerintah berharap koordinasi yang semakin intensif dapat menjaga stabilitas ekonomi nasional sekaligus memperkuat kepercayaan investor terhadap Indonesia.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X