Firman menilai, kebijakan ekspor beras harus dikaji secara matang dan tidak mengulang pola lama yang cenderung reaktif. Ia mengingatkan, pengalaman sebelumnya menunjukkan keputusan ekspor justru bisa berujung pada rapuhnya pasokan dalam negeri saat kondisi cuaca berubah ekstrem.
Ia mencontohkan peristiwa El Nino 2023, ketika kemarau panjang menekan produksi beras nasional hingga pemerintah terpaksa membuka keran impor. Menurutnya, anomali cuaca seperti El Nino dan La Nina merupakan ancaman nyata yang dapat memicu gagal panen akibat kekeringan maupun banjir.Baca Juga: Delegasi Serikat Media Siber Indonesia di HPN 2026 Disambut Hangat Pemerintah Pandeglang
Dalam situasi tersebut, Firman menegaskan prioritas utama pemerintah seharusnya memperkuat ketahanan pangan nasional, bukan mengejar keuntungan ekspor jangka pendek. Ia mengingatkan, ekspor beras tanpa cadangan domestik yang kuat berisiko memicu kelangkaan dan kenaikan harga di dalam negeri.
Sebagai Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Firman menilai Bulog perlu kembali pada fungsi utamanya sebagai penyangga pangan nasional, dengan memastikan ketersediaan beras dan stabilitas harga bagi masyarakat. Penguatan cadangan beras nasional dinilai lebih relevan untuk menjaga daya beli rakyat sekaligus melindungi petani dari gejolak pasar.Baca Juga: Indonesia Kaya Hadirkan Padel Berkebaya: Kebaya Menyatu dengan Gaya Hidup Aktif Generasi Muda
Lebih jauh, ia mendorong pemerintah menyusun strategi antisipatif dan berkelanjutan, mulai dari peningkatan produksi melalui intensifikasi dan ekstensifikasi, penguatan cadangan nasional, hingga pembangunan sistem peringatan dini cuaca. Menurutnya, tanpa langkah tersebut, Indonesia berisiko terus terjebak dalam siklus krisis pangan.
Firman juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, Bulog, petani, dan seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan pangan benar-benar berpihak pada ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.Baca Juga: Presiden Apresiasi Konsistensi NU Menjaga Kerukunan Antarumat Beragama di Indonesia
Artikel Terkait
Gubernur Helmi Hasan Sediakan Beras Harga Murah Bagi Masyarakat Bengkulu
Pemprov Bengkulu Luncurkan Beras Murah Untuk Pelajar SMA/SMK
Pulang Salat Jumat di Masjid Baitul Izzah Bengkulu Anak Sekolah Bawa Beras dan Nasi Bungkus
Beras Murah Pelajar dan Nasi Bungkus Aksi Berbagi Pemprov Bengkulu Untuk Masyarakat
Realisasikan Target Swasembada Beras, Distan Mukomuko Targetkan Petani Panen Tiga Kali Setahun