Kebakaran Hebat di Johar Baru, 30 Rumah Ludes dan 240 Warga Terdampak

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Kamis, 4 Juni 2026 | 16:46 WIB
Menyoroti insiden kebakaran besar yang melanda permukiman padat kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@jakarta.terkini)
Menyoroti insiden kebakaran besar yang melanda permukiman padat kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat. (Instagram.com/@jakarta.terkini)

Jakarta, SUARA PEMBARUAN  – Kebakaran besar melanda kawasan permukiman padat penduduk di Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Kamis (4/6/2026) dini hari. Sedikitnya 30 rumah tinggal dilaporkan hangus terbakar dalam peristiwa tersebut, sementara ratusan warga terpaksa mengungsi akibat kehilangan tempat tinggal.

Berdasarkan data sementara dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, kebakaran berdampak pada 60 kepala keluarga (KK) atau sekitar 240 jiwa.

“Objek terdampak 30 rumah tinggal, 60 KK, 240 jiwa,” demikian keterangan BPBD DKI Jakarta.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.20 WIB. Api yang muncul di tengah permukiman padat dengan cepat membesar dan menjalar ke bangunan lain yang berada berdekatan satu sama lain.

Untuk mengendalikan kobaran api, petugas mengerahkan 23 unit mobil pemadam kebakaran beserta personel gabungan ke lokasi kejadian.

Setelah berjibaku selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil melokalisasi dan memadamkan api sekitar pukul 04.24 WIB.

Hingga Kamis pagi, petugas BPBD bersama instansi terkait masih melakukan pendataan terhadap jumlah kerugian serta dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran tersebut.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan dan pendataan oleh pihak berwenang.

“Dugaan penyebab masih dalam pendataan,” tulis BPBD dalam laporannya.

Pasca kebakaran, warga yang kehilangan tempat tinggal untuk sementara mengungsi di Masjid Al Ittihadiyah yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Salah seorang warga yang berada di lokasi pengungsian mengungkapkan bahwa api sudah terlihat besar saat pertama kali diketahui oleh warga sekitar.

“Perkiraan terjadi sekitar jam 12 malam, api sudah merah dan mulai menjalar,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Menurut kesaksiannya, titik awal kebakaran diduga berasal dari area bangunan kos yang berada di bagian belakang permukiman. Namun dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari aparat terkait.

“Di belakang, bangunan kos itu yang diduga menjadi titik awal api,” katanya.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X