Kepala BGN, Dadan Hindayana, sebelumnya juga pernah menjelaskan bahwa kantong tersebut harus dikembalikan ke sekolah untuk digunakan kembali pada pengiriman menu berikutnya.
Menurutnya, sistem tersebut dirancang untuk mengurangi sampah sekaligus melatih kedisiplinan siswa dalam menjaga perlengkapan makan.
Pernyataan itu disampaikan saat pelaksanaan Ramadan pertama program MBG pada tahun 2025 lalu. Namun, dalam pelaksanaannya di sejumlah daerah, mekanisme pengembalian kantong justru memunculkan persoalan baru di tingkat sekolah.
Sejumlah guru berharap ke depan mekanisme distribusi makanan MBG dapat disederhanakan agar tidak menambah beban kerja tenaga pendidik yang seharusnya fokus pada kegiatan belajar mengajar.