Bogor, SUARA PEMBARUAN — Bagi Adi Sumirat (46), seorang penjual donat keliling di kawasan tempat tinggalnya, kehadiran Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto bukan hanya program pendidikan gratis, tapi merupakan anugerah besar bagi keluarganya.
Dengan penghasilan harian yang tak menentu, berkisar antara Rp60 ribu hingga Rp70 ribu bersih, Adi mengaku sulit membayangkan bisa menyekolahkan anaknya tanpa bantuan.
“Namanya jualan, kadang untungnya cuma 60 atau 70 ribu. Susah kalau harus mikirin biaya sekolah,” ujar Adi saat ditemui di Sekolah Rakyat Sentra Terpadu Inten Suweno, Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (14/7).
Awalnya, Adi tak begitu memahami apa itu Sekolah Rakyat. Namun semuanya menjadi jelas ketika petugas dari Kementerian Sosial datang langsung ke rumah dan menjelaskan bahwa putrinya, Asya, termasuk dalam calon siswa penerima program ini.
“Waktu itu ada dari Kemensos datang, jelasin soal sekolahnya. Saya sih bilang, ya kalau anaknya mau, silakan. Saya dukung,” kenangnya.
Keyakinannya semakin kuat saat ia mengetahui bahwa semua kebutuhan anaknya, mulai dari seragam, sepatu, buku, hingga makanan, ditanggung penuh oleh negara.
“Pendampingnya sampai minta ukuran sepatu dan seragam lewat WA. Katanya semua kebutuhan ditanggung. Makan juga gratis. Tinggal belajar aja. Saya terharu banget,” ungkap Adi.
Sebelumnya, anak pertama Adi sempat berhenti sekolah dan hanya bisa melanjutkan lewat program paket. Kini, ia merasa bersyukur karena anak keduanya bisa kembali menikmati pendidikan formal seperti anak-anak lain.
“Rasanya bersyukur banget. Mudah-mudahan anak saya betah dan semangat,” tambahnya.
Istrinya pun sangat mendukung. Mereka melihat langsung fasilitas yang memadai dan suasana belajar yang nyaman untuk anak-anak.
“Fasilitasnya lengkap. Yang penting anak kami punya semangat belajar dan niat untuk maju,” ujar Adi.
Ia juga berharap agar program Sekolah Rakyat terus berkembang hingga mencakup jenjang pendidikan lebih tinggi.
“Mudah-mudahan terus ditambah. Ini kan baru SMP, katanya sudah ada SMA juga. Semoga terus berkembang,” harapnya.
Di akhir perbincangan, Adi menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas program yang sangat dirasakan manfaatnya oleh keluarga kecil seperti miliknya.