Mensos : Sekolah Rakyat dimulai Tahun Ajaran 2025-2026

Photo Author
Teguh LR, Suara Pembaruan
- Senin, 10 Maret 2025 | 20:40 WIB
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf dan Guberbur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Ist)
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf dan Guberbur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Ist)
 
 
Surabaya, SUARA PEMBARUAN - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengatakan, Sekolah Rakyat (SR) akan dimulai pada tahun ajaran 2025-2026 dengan target 100 SR.
 
"Tahun ini akan dimulai 100 sekolah baik di tingkat SD, SMP dan SMA dengan konsep boarding school. Saat ini sudah tersedia 40 SR, dengan memanfaatkan aset Kemensos, Pemda, perguruan tinggi dan aset pemerintah lain," jelas Gus Ipul, dalam Rapat Koordinasi Penguatan Ekonomi Desa bersama Bupati/Wali Kota se-Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Minggu (9/3/2025) malam.
 
Turut hadir Wakil Menteri Sosial RI Agus Jabo Priyono, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Adhy Karyono, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah Pemprov Jatim.
 
Sebelumnya, Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Muhammad Nuh mengatakan, Sekolah Rakyat ini nantinya akan mengutamakan pendidikan formal dan pendidikan karakter. 
 
Pendidikan itu dikatakan, paling bagus, teruji, terpuji dan terbukti memutus mata rantai kemiskinan. Kita harus punya tekad. Menjangkau yang belum terjangkau. Yang tadinya tidak mungkin menjadi mungkin. Kenapa Sekolah Rakyat berbentuk asrama, karena kita ambil kompetensi dan karakter. 
 
Kategori Keluarga Miskin
 
Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmennya, bahwa  Provinsi Jatim siap menjalankan program Sekolah Rakyat (SR) yang menjadi arahan Presiden  Prabowo Subianto.
 
Ia, mengatakan, Sekolah Rakyat ini ditujukan untuk anak-anak yang berasal dari kategori keluarga miskin dan miskin ekstrem. Sehingga diharapkan anak-anak yang sekolah di sini dapat memutus mata rantai kemiskinan di keluarganya dan membantu mereka mencapai kehidupan yang lebih baik.
 
"Sekolah Rakyat adalah upaya memutus rantai kemiskinan melalui bidang pendidikan, sekaligus meningkatkan kualitas SDM kita yang nantinya akan menjadi generasi emas untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045," katanya.
 
Untuk itu,  ia, meminta Bupati dan Wali Kota se-Jatim untuk menyiapkan apa saja hal yang dibutuhkan dalam membuat Sekolah Rakyat di masing-masing wilayahnya. Terutama terkait penyediaan lahan atau lokasi yang akan dijadikan Sekolah Rakyat.
 
Karena ini konsepnya  sekolah asrama mulai SD, SMP, dan SMA, maka lahan yang dibutuhkan sekitar 5 hektare. Atau bisa juga merevitalisasi aset existing yang telah ada baik milik Pemda, BUMN atau Perguruan Tinggi.

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

DMI Kerja Sama Dewan Imam Nasional Australia

Rabu, 15 Juli 2026 | 13:56 WIB
X