Sekolah Rakyat Inisiasi Kemensos Disambut Baik Pemerintah Kabupaten Gowa

Photo Author
M Kiblat Said, Suara Pembaruan
- Selasa, 6 Mei 2025 | 18:33 WIB
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat menerima kunjungan Kepala Sentra Gau Mabaji Kemensos RI, di Ruang Kerja Wakil Bupati Gowa, Selasa (6/5). (Ist)
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat menerima kunjungan Kepala Sentra Gau Mabaji Kemensos RI, di Ruang Kerja Wakil Bupati Gowa, Selasa (6/5). (Ist)

GOWA - SUARA PEMBARUAN - Sebutan Sekolah Rakyat (SR) mengingatkan kita pada sejarah pendidikan masa pemerintahan Orde Lama sebelum akhirnya berubah menjadi Sekolah Dasar (SD) dan sederajat di era pemerintahan Orde Baru. Kini, pada era Kabinet Merah Putih di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sebutan Sekolah Rakyat (SR) kembali dimunculkan, namun kali ini program tersebut diinisiasi oleh Kementerian Sosial RI.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menyambut baik program yang diinisiasi Kementerian Sosial RI ini melalui Sentra “Gau Mabaji” di Gowa. Program tersebut  dinilai sebagai langkah konkret dalam menjangkau kelompok rentan yang belum tersentuh akses pendidikan formal.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin saat menerima kunjungan Kepala Sentra Gau Mabaji Kemensos RI, Jumriani di Ruang Kerja Wakil Bupati, Kantor Bupati Gowa, Selasa (6/5).

“Program Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Kami Pemerintah Kabupaten Gowa tentu menyambut baik dan siap berkolaborasi agar pelaksanaannya berjalan optimal,” ungkap Darmawangsyah.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam program pendidikan seperti ini sangat penting. Sekolah Rakyat hadir untuk menjawab kebutuhan belajar kelompok rentan, seperti anak-anak dari keluarga miskin ekstrem.

“Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan. Maka ketika pemerintah pusat menghadirkan program ini, kami anggap sebagai bentuk keberlanjutan dari ikhtiar pembangunan manusia,” tambahnya.

Lanjut Darmawangsyah, Pemkab Gowa siap untuk menyiapkan tenaga pendidik yang berkualitas demi suksesnya Program Sekolah Rakyat ini.

"Saat ini sekolahnya di Gau Mabaji, masih butuh lahan sekitar 5 hektar. Nanti kita koordinasikan dengan dinas terkait untuk penyiapan lahannya," terang Sekretaris DPD Partai Gerindra Sulawesi Selatan ini.

Sementara itu, Kepala Sentra Gau Mabaji, Tommy Heriyanto, menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat sementara ini akan menyasar siswa SMP dengan sumber dari data anak yang terdampak kemiskinan ekstrim di DTSN.

"Nantinya berjumlah 100 orang dan tergabung dalam 4 rombongan belajar. Dimulai saat tahun ajaran baru, kita prioritaskan dari anak yang masuk kelompok ekonomi yang paling rendah, desil 1 dan desil 2," paparnya.

Pertemuan ini nantinya akan dilanjutkan dengan peninjauan lokasi Sekolah Rakyat di Sentra Gau Mabaji oleh Pemkab Gowa. Turut hadir mendampingi Wakil Bupati Gowa pada pertemuan ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa, Taufik Mursad. (SP.news)

Editor: M Kiblat Said

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Rekomendasi

Terkini

UGM Raih Pendanaan Riset PKM Terbanyak Nasional

Selasa, 2 Juni 2026 | 19:42 WIB
X