Salah satu inovasi utama yang diusung dalam kolaborasi ini adalah Flotilla
Abrasion Defense System (FADS). Sistem ini dirancang untuk melindungi pantai dan wilayah pesisir dari abrasi dengan meniru fungsi ekosistem mangrove alami. FADS menawarkan berbagai keunggulan, di antaranya Mitigasi Abrasi FADS mampu mengurangi dampak gelombang laut dan erosi pada pesisir, membantu menstabilkan garis pantai, dan mendorong akumulasi sedimen di pantai berlumpur.
Selain itu, bahan Ramah Lingkungan FADS dibuat dari material yang tidak mencemari lingkungan dan bebas dari bahan beracun, sehingga aman bagiekosistem pesisir.
Kemudian, Kontribusi pada Restorasi Ekosistem Dengan meningkatkan akumulasi sedimen, teknologi ini mendukung restorasi ekosistem pesisir dan konservasi keanekaragaman hayati.
Disamping itu, Solusi Berkelanjutan untuk Dampak Perubahan Iklim Penerapan teknologi ini menjadi bagian dari upaya adaptasi perubahan iklim, menjaga masyarakat pesisir yang rentan, sekaligus melindungi ekosistemnya.
Kolaborasi strategis ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagipengelolaan kawasan pesisir di Kabupaten Demak sekaligus menjadi model kerjasama berkelanjutan antara sektor akademik dan industri.
Dengan pendekatan berbasis teknologi ramah lingkungan, inisiatif ini tidak hanya mendukung perlindungan kawasan pesisir, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir dan keberlanjutan lingkungan, kolaborasi ini juga menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi jangka panjang antara institusi pendidikan tinggi dan dunia industri untuk menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
Andy Hartayo menjelaskan, produk yang sudah dikembangkan di Thailand ini terbukti mampu melindungi pesisir dari ancaman abrasi.
"FADS dipasang di tepi pantai untuk melindungi abrasi sehingga melindungi kawasan mangrove sehingga timbul sedimentasi yang cukup untuk area menanam kembali bibit baru sehingga kawasan hutan mangrove dapat tumbuh maksimal tak terkena dampak abrasi," tegas Andy.
FADS, kata Andy, akan dibangun di kawasan Morodemak, Kabupaten Demak, sebagai percontohan, untuk selanjutnya bisa dibangun di sepanjang kawasan pesisir yang rusak akibat abrasi.
Artikel Terkait
Mbak Ita Berharap Padi Biosalin Bisa Beri Kesejahteraan Masyarakat Pesisir
Lestarikan Ekosistem Pesisir, Integrated Terminal Makassar Tanam Mangrove
Morodemak Jadi Percontohan Pemanfaatan Hasil Sedimentasi Laut, KKP Mulai Proyek Rehabilitasi Kawasan Pesisir yang Rusak Akibat Abrasi
Yayasan PPHTB Tingkatkan Sinergi Selamatkan Pesisir dan Hutan Tropis Bengkulu
KWN Fatimah Az-Zahra, Benteng Kaum Wanita di Pesisir Pattingalloang