Dosen ITS Menangkan Female Science Talents Intensive Tracks 2024 dari Jerman

Photo Author
Fuska Sani Evani, Suara Pembaruan
- Selasa, 2 April 2024 | 20:19 WIB

“Termasuk bantuan dari ITS lewat Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS,” ucap perempuan yang juga pernah dinobatkan sebagai salah satu peneliti wanita terbaik di dunia tahun 2016 lalu tersebut.

Ke depan, Wakil Kepala Pusat Penelitian Agri-pangan dan Bioteknologi ITS ini berharap riset jamu akan terus berkembang dengan teknologi yang lebih maju dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Bagi Fatma, jamu bukan hanya sekadar warisan tetapi terdapat fakta ilmiah yang bisa dibuktikan.

“Semoga lewat penghargaan ini akan menjadi batu loncatan yang signifikan bagi perluasan riset jamu dan tanaman herbal Indonesia,” tutup Fatma penuh harap. (SPnews/TK)

Halaman:

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X