MAKASSAR-Suarapembaruan.news. Beberapa jam pasca pencopotan Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof Basri Modding, kampus UMI terbakar.
Basri diberhentikan dari rektor oleh Yayasan Wakaf UMI, selanjutnya ditunjuk Prof Sufirman Rahman, Direktur Program Pascasarjana UMI sebagai Plt Rektor UMI.
Penyerahan SK Plt Rektor berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran UMI, Kampus UMI, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa, sekitar pulul.10.00 Wita.
Sedangkan kebakaran di kampus perguruan tinggi terbesar di Kawasan Timur Imdinesia (KTI) itu terjadi, tepatnya di gedung Fakultas Kesehatan Masyarakat FKM UMI, Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Selasa (10/10/2023) sekitar pukul 13.00 Wita.
"Iya, kebakaran di Kampus UMI, tepatnya di ruang penyimpanan barang Fakultas Kesehatan Masyarakat," kata Danton 4 Damkar Makassar Hamzah.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.10 Wita, asap yang mengepul menembus gedung di dekat lokasi yang terbakar membuat mahasiswa dan dosen panik, mereka berebut keluar dari gedung untuk menyelamatkan diri.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) yang menerima laporan, langsung mengerahkan 5 armada Damkar ke lokasi kejadian.
Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.40 Wita. Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran ini, penyebab kebakaran belum diketahui, demikian juga jumlah kerugian akibat kebakaran.
Peristiwa kebakaran itu terjadi saat Kampus UMI sedang menghadapi transisi kepemimpinan Rektor dengan cara yang tak biasa atau dicopot dari jabatan periode keduanya yang baru dijalani 1 tahun 3 bulan.
Basri dicopot lantaran dugaan penyelewengan kebijakan keuangan di lingkup Rektorat UMI.
Prof Basri Modding menganggap penggantiannya tidak prosedural dan tidak sesuai dengan mekanisme Statuta UMI, yaitu melalui rapat senat universitas. Dia juga mengecam pergantian itu karena tanpa sepengetahuannya. (SP.news/MK Said)