Listrik Kini Menyala Seharian di Pegunungan Arfak, 1.396 Keluarga Rasakan Perubahan Besar

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 5 Juni 2026 | 10:27 WIB
Para petugas PLN ketika melakukan _briefing_ sebelum membangun jaringan listrik di Distrik Anggi Gida, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.
Para petugas PLN ketika melakukan _briefing_ sebelum membangun jaringan listrik di Distrik Anggi Gida, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Pegunungan Arfak, SUARA PEMBARUAN – Warga di empat distrik terpencil Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, kini dapat menikmati listrik selama 24 jam penuh. Sebanyak 1.396 rumah tangga di Distrik Minyambouw, Taige, Hingk, dan Anggi Gida merasakan peningkatan layanan kelistrikan yang sebelumnya hanya tersedia antara 6 hingga 12 jam setiap hari.


Perubahan tersebut merupakan hasil program Listrik Desa (Lisdes) yang dijalankan PT PLN (Persero) bersama pemerintah melalui program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL). Selain meningkatkan keandalan pasokan energi, program tersebut juga membantu masyarakat kurang mampu memperoleh sambungan listrik tanpa biaya.


Sebelumnya, warga Distrik Minyambouw hanya menikmati listrik selama enam jam per hari. Sementara itu, masyarakat di Distrik Taige, Hingk, dan Anggi Gida memperoleh pasokan listrik sekitar 12 jam setiap hari. Kini, seluruh wilayah tersebut telah mendapatkan layanan listrik yang menyala tanpa henti selama 24 jam.


Kehadiran listrik sepanjang hari disambut gembira oleh masyarakat. Paulus, warga Distrik Minyambouw, mengaku bersyukur atas upaya yang dilakukan PLN untuk menghadirkan layanan listrik yang lebih baik di daerahnya.


Menurutnya, masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari pembangunan infrastruktur kelistrikan yang dilakukan selama ini. Ia menyebut berbagai pekerjaan pembangunan seperti pemasangan tiang dan jaringan listrik kini telah memberikan hasil nyata bagi warga.


Apresiasi juga datang dari Anggota Komisi XII DPR RI, Cheroline Chrisye Makalew. Dalam rapat di DPR RI, ia menyampaikan penghargaan atas sinergi antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta PLN yang berhasil mewujudkan peningkatan layanan listrik di wilayah Pegunungan Arfak.


Menurut Cheroline, kehadiran listrik 24 jam menjadi kabar membahagiakan bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun hidup dengan keterbatasan akses energi. Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan PLN dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak daerah terpencil di Papua maupun wilayah lain yang memperoleh layanan serupa.


Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan bahwa pemerataan akses listrik merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan energi bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.


Ia menilai listrik bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Dengan tersedianya listrik selama 24 jam, peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, pendidikan, dan aktivitas produktif warga di Pegunungan Arfak semakin terbuka lebar.


Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menjelaskan bahwa keberhasilan peningkatan jam nyala listrik tersebut tidak terlepas dari pembangunan jaringan kelistrikan yang menghubungkan wilayah-wilayah tersebut ke sistem kelistrikan Anggi.


PLN membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 23,75 kilometer sirkuit dan jaringan tegangan rendah sepanjang 21,29 kilometer sirkuit. Pekerjaan tersebut dilakukan di kawasan pegunungan dengan medan yang cukup berat dan akses yang terbatas.


Meski menghadapi tantangan geografis yang kompleks, pembangunan dapat diselesaikan berkat dukungan masyarakat dan pemerintah daerah setempat. Hasilnya, ribuan keluarga yang sebelumnya hidup dengan keterbatasan pasokan listrik kini dapat menikmati layanan energi yang lebih andal sepanjang waktu.


Keberhasilan ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam memperluas akses energi hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Melalui pembangunan infrastruktur kelistrikan yang berkelanjutan, PLN berharap semakin banyak masyarakat di pelosok Indonesia dapat merasakan manfaat listrik sebagai penggerak pembangunan dan kesejahteraan.

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X