Jogja, SUARA PEMBARUAN - Kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan UPN Veteran Yogyakarta tengah menjadi sorotan publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.
Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) mengungkap terdapat sejumlah dosen dari beberapa fakultas yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Dosen yang dilaporkan berasal dari Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Fakultas Teknologi Mineral dan Energi (FTME).
Saat ini, sebanyak tujuh dosen disebut sedang menjalani proses penanganan internal sesuai mekanisme dan aturan kampus yang berlaku.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UPN Veteran Yogyakarta, Hendro Widjanarko memastikan pihak kampus mengutamakan perlindungan terhadap mahasiswa yang menjadi korban.
Ia menegaskan proses akademik mahasiswa, termasuk bimbingan tugas akhir hingga sidang skripsi, tetap berjalan tanpa merugikan korban.
“Itu yang kami utamakan, hak mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan tetap terpenuhi,” ujar Hendro dalam konferensi pers, Sabtu, 23 Mei 2026.
Mahasiswa yang sebelumnya dibimbing oleh dosen terlapor juga dipastikan tidak perlu mengulang proses penyusunan skripsi dari awal.
“Kalau sudah sampai bab empat atau lima, nanti tinggal dilanjutkan oleh dosen pembimbing baru,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Satgas PPKPT UPN Veteran Yogyakarta, Iva Rachmawati menyebut kampus telah mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan sementara lima dosen dari aktivitas Tridharma Perguruan Tinggi.
“Tiga dosen dinonaktifkan oleh kampus dan dua lainnya dinonaktifkan di tingkat program studi,” kata Iva.
Ia juga menjelaskan terdapat satu kasus lain yang masih membutuhkan penelaahan lebih lanjut karena berkaitan dengan kebijakan yang dinilai tidak berpihak kepada mahasiswa.
Menurut Iva, salah satu dosen dari FTME yang kini kembali disorot sebenarnya pernah dijatuhi sanksi pada tahun 2023 terkait kasus serupa.
Artikel Terkait
Dugaan Pelecehan Seksual Seret Nama Mohan Hazian, Pendiri Thanksinsomnia Buka Suara dan Resmi Mundur dari Brand
Usut Kasus Pengeroyokan dan Pelecehan Seksual, Undip Bentuk Tim Kode Etik dan Tegaskan Beri Sanksi Tegas pada Para Pelakunya
Sidang Dini Hari Ricuh! 16 Mahasiswa FH UI Terseret Kasus Dugaan Pelecehan Seksual
Buku Diary Ungkap Perbuatan Ayah Kandung yang Lakukan Kekerasan Seksual di Klaten
Demo Besar Warnai Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta, Mahasiswa Tuntut Transparansi