“Sekarang anak-anak banyak terpengaruh media digital. Jadi pendidikan karakter seperti ini penting supaya mereka tetap punya sopan santun dan menghargai budaya sendiri,” ujarnya.
Pemda DIY berharap implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan dapat berjalan berkelanjutan di seluruh sekolah dan menjadi ciri khas pendidikan di Yogyakarta. Program tersebut juga diharapkan mampu mencetak generasi muda yang unggul secara intelektual sekaligus memiliki karakter kuat dan berakar pada nilai budaya lokal.
Artikel Terkait
Dukungan Mengalir untuk Aris Suharyanta, Taekwondo DIY Diharapkan Bangkit dari Stagnasi Menuju Kejayaan Nasional
Wakil Ketua DPR RI Pastikan Potongan Aplikator Ojol Turun Menjadi 8 Persen
“Pesantren Bukan Tempat Predator!” Ketua Komisi E DPRD Jateng Soroti Kasus di Pati
Dosen UGM Terjerat Laporan Polisi, Kemitraan Dapur MBG Margosari Berujung Sengkarut
Mahasiswa UGM Raih 10 Medali di Kejuaraan Karate Sunan Kalijaga Cup XIII