Agustina menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan. Ia juga membuka ruang untuk belajar dari daerah lain demi meningkatkan kualitas layanan, sehingga program MBG benar-benar dapat dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat.*
Artikel Terkait
Usai Makan MBG, Siswa SD di Sampang Diduga Alami Alergi Massal
Gaspol Tekan Stunting! Wihaji Kawal Ketat MBG 3B dari Dapur SPPG sampai Rumah Warga
33.625 Pelajar Keracunan MBG, Target 3000 Porsi per SPPG Dinilai Tidak Masuk Akal
Fakta di Balik Kabar Balita Tewas Usai MBG di Cianjur, Dinkes: Tunggu Hasil Lab!
Viral MBG Datang Sore, Guru di Sigi Tolak Distribusi: “Ini Bukan Makan Siang Lagi”