Sigi, SUARA PEMBARUAN - Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan teguran dari seorang guru terhadap sopir mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sigi. Insiden tersebut terjadi di lingkungan SMAN 7 Sigi dan menjadi sorotan publik setelah viral pada Minggu (26/4/2026).
Dalam rekaman tersebut, terlihat seorang sopir MBG mendapat teguran dari pihak sekolah karena diduga datang terlambat saat mengantarkan makanan untuk siswa. Bahkan, sopir tersebut tampak santai sambil merokok ketika ditegur, yang memicu reaksi negatif dari warganet.
Berdasarkan keterangan guru di lokasi, kendaraan MBG tiba ketika sebagian besar siswa sudah pulang sekolah. Peristiwa ini disebut terjadi pada Jumat (24/4/2026), tepat menjelang waktu kepulangan siswa.
Seorang guru perempuan dalam video tersebut menegaskan bahwa program MBG seharusnya diperuntukkan sebagai makan siang, bukan diberikan saat sore hari. Ia menyampaikan keberatan karena makanan datang ketika kegiatan belajar sudah berakhir.
Akibat keterlambatan tersebut, pihak sekolah akhirnya menolak distribusi makanan. Guru itu menyebut jumlah siswa di sekolah mencapai lebih dari 500 orang, namun saat kendaraan tiba sekitar pukul 15.22 WITA, seluruh siswa telah meninggalkan lokasi.
Penolakan ini juga dilatarbelakangi oleh dugaan keterlambatan yang tidak hanya terjadi sekali. Pihak sekolah menilai kejadian serupa kerap berulang, sehingga mereka mengambil sikap tegas dengan tidak menerima distribusi pada hari tersebut.
Guru tersebut juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menandatangani bukti serah terima sebagai bentuk protes terhadap keterlambatan yang dinilai mengganggu tujuan program.
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah maupun instansi terkait seperti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengenai insiden yang terjadi di Sigi tersebut. Kasus ini pun menjadi perhatian publik terkait pelaksanaan program MBG agar berjalan tepat waktu dan sesuai sasaran.
Artikel Terkait
Menu MBG di Nabire Disorot: Rendang Muncul, Dituding Efek Kunker Wapres
Usai Makan MBG, Siswa SD di Sampang Diduga Alami Alergi Massal
Gaspol Tekan Stunting! Wihaji Kawal Ketat MBG 3B dari Dapur SPPG sampai Rumah Warga
33.625 Pelajar Keracunan MBG, Target 3000 Porsi per SPPG Dinilai Tidak Masuk Akal
Fakta di Balik Kabar Balita Tewas Usai MBG di Cianjur, Dinkes: Tunggu Hasil Lab!