Anggaran Pendidikan di Jatim Rp 9,9 Triliun

Photo Author
Teguh LR, Suara Pembaruan
- Selasa, 2 Desember 2025 | 20:33 WIB
Suasana Puncak Peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Aksara Internasional 2025, Tingkat Jatim, berlangsung di Surabaya, Senin (1/12/2025). (Ist).
Suasana Puncak Peringatan Hari Guru Nasional dan Hari Aksara Internasional 2025, Tingkat Jatim, berlangsung di Surabaya, Senin (1/12/2025). (Ist).

Surabaya, SUARA PEMBARUAN - Jumlah guru di Jawa Timur, mencapai 345.454 orang. Terdiri dari 181.940 guru SD, 79.888 guru SMP, 34.987 guru SMA, dan 48.639 guru SMK.

“Jumlah besar ini, menjadi kekuatan strategis dalam mendorong transformasi pendidikan di Jatim,” ujar Gubernur Khofifah Indar Parawansa, pada Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 dan Hari Aksara Internasional (HAI) 2025 di Exhibition Hall Grand City Surabaya, Senin (1/12/25).

Menurut gubernur, Jawa Timur berlari kencang karena gurunya hebat. Panjenengan semua adalah fondasi dari ekosistem pendidikan yang maju dan berdaya saing. Jatim kuat karena gurunya hebat.

Sejumlah prestasi gemilang berhasil diraih Jatim sepanjang tahun 2025. Diantaraya Jatim berhasil menjadi Juara Umum O2SN 2025 dan FLS2N 2025, menorehkan prestasi terbaik pada LKS SMK 2025, unggul pada FIKSI Nasional 2025 dan OPSI Nasional 2025, serta mempertahankan posisi sebagai provinsi dengan penerimaan SNBP terbanyak selama enam tahun berturut-turut, yaitu sebanyak 27.994 siswa.

“Prestasi ini adalah buah dari kerja keras guru BK, guru mapel, pembina ekstrakurikuler, hingga kepala sekolah yang mendampingi para siswa sejak awal. Ini kerja ekosistem, dan para gurulah penggeraknya,” katanya

Ia, menambahkan, guna mendukung prestasi tersebut, Pemprov Jatim mengalokasi anggaran pendidikan yang mencapai Rp 9,9 triliun, atau 32,8% dari total APBD 2025. Anggaran ini menjadi salah satu porsi anggaran pendidikan terbesar di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyerahkan berbagai penghargaan bagi para pendidik. Di antaranya penghargaan kepada 6 guru inspiratif yang berasal dari guru didaerah 3T berupa uang peningkatan kesejahteraan sebesar Rp5 juta dari jenjang PAUD/TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB.

Selain itu, diberikan pula penghargaan bagi 13 guru dan tenaga pendidik (GTK) tingkat nasional 2025 dan apresiasi kepada 2 kepala daerah kota/kabuaten yang berkontribusi dalam peningkatan pendidikan dan kesejahteraan guru yakni Wali Kota Malang dan Bupati Gresik.

Sebagai kepedulian bagi kesejahteraan guru, Gubernur Khofifah juga memberikan bantuan sosial berupa bedah rumah untuk 20 guru dengan nilai Rp20–25 juta per orang.

Di akhir gelaran, Gubernur Khofifah menyampaikan pesan khusus bagi seluruh guru di Jawa Timur. Ia mengajak para pendidik untuk terus menyalakan semangat pengabdian dan menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.

“Guru-guru hebat Jawa Timur, guru adalah arsitek masa depan, penyala obor ilmu, dan penjaga karakter generasi. Setiap murid yang tumbuh percaya diri, setiap prestasi yang lahir dari sekolah-sekolah kita, semuanya bermula dari guru yang tidak pernah lelah memberi. Teruslah menjadi inspirasi, teruslah menjadi teladan, dan teruslah menjadi sumber harapan bagi anak-anak kita,” pesannya.

”Jawa Timur melesat maju karena gurunya Hebat. Selamat Hari Guru Nasional,” imbuhnya.

Pada kesempatan ini lagu Mars Guru ciptaan Gubernur Khofifah dinyanyikan perdana oleh tim Paduan Suara SMAN 1 Blitar.
Ujung Tombak

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jatim Aries Agung Paewai, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Gubernur Khofifah yang selama ini memberikan perhatian sangat besar bagi para guru dan tenaga pendidikan di Jatim.

Halaman:

Editor: Fuska Sani Evani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X