Baca Juga: Kemenpar Siap Bantu Pemkot Bengkulu Lakukan Penataan Kawasan Objek Wisata DDTS
MNS bukan hanya sekadar sekolah, tapi adalah cerminan dari komitmen Kompas Gramedia dalam membangun ekosistem pembelajaran berbasis teknologi dan inovasi.
"Kami ingin membekali generasi muda dengan wawasan global, karakter yang kuat, dan jiwa wirausaha. Harapannya, mereka tumbuh menjadi individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan di lingkup lokal maupun global,” ujar Lilik.
Teddy menambahkan, Gedung MNS mengusung konsep ramah lingkungan dan hemat energi (energy- efficient building), yang dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman dan sehat bagi siswa.
Desainnya memaksimalkan pencahayaan alami serta sirkulasi udara yang optimal. Berbagai fasilitas dihadirkan di gedung MNS, antara lain Digital Immersive Room, menjadi salah satu wujud integrasi teknologi dalam proses belajar.
Baca Juga: Dispora Gelar Jambore Pemuda Daerah se-Provinsi Bengkulu 20-23 Juli 2025
Sarana ini memudahkan siswa mengeksplorasi materi pengajaran secara interaktif dan imersif. Sarana lain yang juga disediakan untuk mendukung pengembangan keterampilan hidup berkelanjutan, seperti MNS Green Farm hingga Mini Kitchen, yang merupakanbagian dari program Sustainability Life Skill Development (SLSD).
Principal MNS, Theresia Listiyawati, menjelaskan bahwa seluruh fasilitas dan program disusun untuk mendukung kurikulum yang komprehensif dan selaras dengan kebutuhan perkembangan anak.
“Untuk jenjang Preschool, kami menerapkan Creative Curriculum dengan pengembangan enam area: Social-Emotional, Cognitive, Physical, Sensory & Motoric, Language, dan Aesthetic Development. Sedangkan untuk Primary, kami menggabungkan kurikulum nasional dan internasional Pearson Edexcel, diperkaya pendekatan berbasis teknologi MNS. Teknologi menjadi bagian dari cara belajar sehari-hari yang kontekstual dan relevan,” jelasnya.
Baca Juga: Meriahkan Festival Tabut 20025, Pemprov Bengkulu Gelar Karnaval Barik Besurek
Lebih dari sekadar penguatan akademik, MNS juga berkomitmen untuk menggali dan mengembangkan potensi serta talenta setiap siswa secara maksimal melalui berbagai program MNS Club, seperti programming, sports, musik, dance, hingga choir.
Theresia mengatakan, hingga saat ini, sekitar 300 orang tua telah mempercayakan pendidikan anak- anaknya di MNS. Salah satunya adalah Jessica Suhandra, alumni Universitas Multimedia Nusantara (UMN) sekaligus orang tua siswa MNS.
Jessica mengemukakan, dirinya menjadi saksi bagaimana Kompas Gramedia berkiprah di dunia pendidikan. Dia alumni Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dan kini anaknya bersekolah di MNS.
Baca Juga: Sebagai Wujud Kepedulian, Gubernur Helmi Hasan Kembali Temui Warga Korban Gempa
Artikel Terkait
UMN Kukuhkan 2 Guru Besar, Langkah Nyata Dorong Kemajuan Pendidikan di Indonesia
Menuju World Class University, UMN Buka Program Studi Baru Magister Desain
UMN dan DQLab Luncurkan AI Training Center
Wisuda XXVIII, Andrey: Lulusan UMN Harus Siap Hadapi Tantangan Dunia Profesional