UMN dan DQLab Luncurkan AI Training Center

Photo Author
Rully Satriadi, Suara Pembaruan
- Kamis, 5 Juni 2025 | 19:40 WIB
Rektor UMN Andrey Andoko memberikan penjelasan terkait peluncuran AI Training Center di Jakarta, Kamis, 5 Juni 2025 (SP News/Rully Satriadi)
Rektor UMN Andrey Andoko memberikan penjelasan terkait peluncuran AI Training Center di Jakarta, Kamis, 5 Juni 2025 (SP News/Rully Satriadi)

JAKARTA, SUARAPEMBARUAN NEWS - Rektor Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Andrey Andoko mengatakan dalam dunia bisnis yang semakin terdorong oleh teknologi, kecerdasan buatan (AI) menjadi kunci percepatan transformasi di berbagai sektor.

Melihat hal itu, UMN menempatkan pengembangan keterampilan AI sebagai bagian inti (core) dari visi pendidikan dan misi keberlanjutannya (sustainability).

“Dengan menjadikan AI sebagai fondasi utama, UMN berkomitmen untuk mencetak sumber daya manusia (SDM) yang siap menghadapi tantangan global masa depan secara berkelanjutan,” ujar Rektor UMN Andrey Andoko dalam peluncuran AI Training Center  di Jakarta, Kamis (5/6/2025) siang.

Andrey Andoko menyebutkan peluncuran AI Training Center UMN ini berkolaborasi dengan DQLab.

Baca Juga: Warga Semarang Bisa Gunakan Mobil Dinas Wali Kota untuk Pernikahan, Gratis Driver dan BBM!

Kolaborasi UMN dan DQLab ini dengan menghadirkan pelayanan yang praktis, relevan, dan berorientasi pada dampak nyata bagi mahasiswa dan peserta, khususnya pelaku bisnis dan profesional yang ingin bertransformasi di era digital.

“Karena AI digunakan di berbagai bidang, maka semua orang harus memiliki kemampuan penggunaan AI. Bagi sebagian orang mungkin AI ini merupakan hal baru. Untuk itu kita harus terus belajar. Salah satunya bisa melalui pelatihan,” kata Andrey Andoko.

Andrey Andoko menjelaskan hasil riset McKinsey menunjukkan bahwa perusahaan yang mengadopsi AI membutuhkan lebih banyak data scientist dalam tahun-tahun mendatang, seiring dengan pergeseran keterampilan yang dibutuhkan oleh dunia kerja.

Baca Juga: Jamaah An-Nadzir Shalat Idul Adha, Kamis pagi.

Teknologi AI telah mengubah kita dalam mencari informasi dan berinteraksi dengan pelanggan.

Namun, meskipun antusiasme terhadap AI tinggi, banyak organisasi baik bisnis besar maupun UMKM masih kebingungan tentang bagaimana cara memulai penerapan AI secara efektif dan efisien.

“Melalui program ini peserta tidak hanya belajar teori tetapi juga dapat memanfaatkan database chatbot sebagai contoh nyata aplikasi yang televan dengan kebutuhan industri,” ujar Andrey Andoko.

Baca Juga: Sapi Kurban Presiden Prabowo, untuk Masyarakat Jatim Seberat 1,020 ton

Menurut Andrey Andoko, AI Training Center ini merupakan sebuah pelatihan yang dirancang praktis, relevan, dan terjangkau.

Halaman:

Editor: Rully Satriadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X