KKN UNDIP Gali Potensi Sapi Perah Gedawang, Menuju Sentra Ekonomi Berbasis Susu dan Keju

Photo Author
Stefy Thenu, Suara Pembaruan
- Jumat, 20 Juni 2025 | 08:20 WIB


 

Semarang, SUARA PEMBARUAN - Kelurahan Gedawang, yang terletak di ujung selatan Kota Semarang, menjadi lokasi pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Diponegoro (UNDIP) yang dimulai pada 6 Mei dan akan berlangsung hingga 21 Juni 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari hibah pengabdian Iptek untuk Desa Binaan (IDBU) yang dipimpin oleh Dr. Sukarjo Waluyo, S.S., M.Hum., dengan anggota tim Drs. M. Hermintoyo, M.Pd. Keduanya merupakan dosen dari Program Studi Sastra Indonesia Fakultas Ilmu Budaya UNDIP.

Sebanyak 50 mahasiswa dari berbagai fakultas terlibat dalam program bertema “Identifikasi Kearifan Lokal Kelurahan Gedawang dalam Pengembangan Ekonomi Masyarakat Berwawasan Lingkungan dan Berkelanjutan.” Wilayah yang memiliki luas lebih dari 232 hektare dan dihuni oleh lebih dari 10 ribu jiwa ini dipimpin oleh Lurah Abdul Mukti, S.E., dan terbagi dalam 10 RW serta 70 RT.

Selama beberapa hari menjalani kegiatan di lapangan, tim KKN menemukan potensi lokal yang cukup menjanjikan di bidang peternakan dan olahan susu.

Salah satu yang menonjol adalah Kelompok Tani Puspa Hati yang menaungi para peternak sapi di RW 10 Kampung Tematik Gedawang. Kelompok ini dipimpin oleh Surani dengan sekretaris Ias Isam. Kelompok ini tak hanya mengelola populasi sapi perah, tetapi juga membawahi unit usaha mikro bernama DR Putra Gedawang, produsen susu murni dan keju lokal.

Jumlah sapi yang dikelola cukup signifikan, yakni 40 ekor dengan 10 di antaranya merupakan sapi perah. Perawatan sapi dilakukan secara cermat untuk memastikan kualitas dan produktivitas susu, termasuk melalui pemberian pakan bergizi dan pengurangan stres pada hewan.

DR Putra Gedawang memasarkan susu murni yang dihasilkan setiap hari. Namun, jika ada kelebihan produksi, susu tersebut diolah menjadi keju sebagai upaya diversifikasi produk sekaligus mengurangi potensi pemborosan. Keju yang diproduksi merupakan jenis keju keras seperti cheddar dan edam.

Proses pembuatannya mengikuti prosedur yang ketat, mulai dari pemanasan susu murni hingga 65°C, penambahan bakteri asam laktat dan rennet, hingga proses pengepresan dan fermentasi yang berlangsung setidaknya empat bulan.

Dalam pengamatan tim KKN, produksi susu dan keju ini menunjukkan potensi besar untuk mendongkrak perekonomian lokal, terlebih jika pemasarannya diperluas ke seluruh wilayah Kota Semarang.

Selain itu, Isam selaku sekretaris kelompok berharap pemerintah atau pihak swasta dapat membantu penambahan lahan untuk kandang agar populasi sapi dapat ditingkatkan dan permintaan pasar bisa dipenuhi.

Dr. Sukarjo Waluyo sebagai ketua program pengabdian menyampaikan kebanggaannya atas kegiatan dokumentasi potensi lokal Gedawang.

Ia menilai kegiatan dokumenter yang dilakukan oleh mahasiswa sangat efektif dalam menggali sekaligus mempromosikan sejarah, budaya, serta potensi ekonomi yang belum banyak diketahui masyarakat luas.

Halaman:

Editor: Stefy Thenu

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X